- Gabriel Batistuta kini meragukan perbandingan antara Lionel Messi dan Diego Maradona usai Piala Dunia 2026 berlangsung.
- Messi sukses membawa Argentina ke perempat final setelah mencetak gol dalam setiap pertandingan di turnamen tersebut.
- Performa konsisten Messi di usia 38 tahun membuat Batistuta kagum akan kualitas dan stamina sang kapten tim.
Suara.com - Perdebatan soal siapa yang terbaik antara Lionel Messi dan Diego Maradona kembali memanas.
Legenda Argentina, Gabriel Batistuta, mengaku kini ragu menentukan pilihan setelah melihat performa luar biasa Messi di Piala Dunia 2026.
Messi baru saja membawa Argentina menang dramatis 3-2 atas Mesir dan lolos ke perempat final.
Penampilan konsisten sang kapten membuat banyak pihak mulai menyandingkannya sejajar, bahkan melampaui Maradona.
“Saya hidup di era Diego, bermimpi tentang dia. Dulu saya selalu merasa Messi berada di bawahnya. Tapi apa yang dia lakukan sekarang membuat saya penuh keraguan. Itu luar biasa,” ujar Batistuta dalam podcast Futebol Legends Talk.
Menurut mantan striker itu, performa Messi di usia 38 tahun sangat sulit dipercaya.
Batigol menilai sang megabintang masih bermain dengan kualitas dan energi layaknya pemain muda.
“Dia berusia 38 tahun tapi bermain seperti 20. Rasa lapar untuk menang itu yang benar-benar meyakinkan saya. Jadi, saya tidak akan memilih salah satu,” tegasnya.
Messi memang tampil impresif sepanjang turnamen kali ini. Ia mencetak gol di setiap pertandingan yang dijalani dan telah mengoleksi delapan gol sejauh ini.
Baca Juga: Legenda Prancis Sebut Permainan Brasil di Piala Dunia 2026 Bikin Muntah
Batistuta sendiri bukan sosok sembarangan dalam sejarah sepak bola Argentina.
Ia pernah tampil di tiga Piala Dunia dan mencetak 56 gol untuk tim nasional, serta dikenal sebagai salah satu penyerang paling tajam yang pernah dimiliki Albiceleste.
Dalam sejarah Piala Dunia, Messi dan Maradona sama-sama mengoleksi satu gelar.
Maradona mengantar Argentina juara pada 1986, sementara Messi melakukannya di Qatar 2022.
Berita Terkait
-
Legenda Prancis Sebut Permainan Brasil di Piala Dunia 2026 Bikin Muntah
-
Militer Israel Rudal Nobar Piala Dunia 2026 di Gaza, Satu Pekerja Kemanusiaan Tewas
-
FIFA Tolak Banding Prancis! Michael Olise Terancam Absen di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 2026: Tantang Argentina, Swiss Siap Unjuk Mental Baja
-
Rasisme Cederai Sportivitas Sepak Bola, Menang Tak Harus Menghina Lawan
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
Terkini
-
Legenda Prancis Sebut Permainan Brasil di Piala Dunia 2026 Bikin Muntah
-
FIFA Tolak Banding Prancis! Michael Olise Terancam Absen di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Persib Bandung Tunda Latihan Perdana Jelang Musim Baru, Kenapa?
-
Mesir Resmi Desak FIFA Selidiki Wasit Francois Letexier Usai Kekalahan Kontroversial dari Argentina
-
Prediksi 23 Pemain Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Kombinasi Senior dan Darah Muda
-
Ruben Amorim Ungkap Momen Penyesalan di Manchester United, Kini Siap Move On Bareng AC Milan
-
Suksesor Cristiano Ronaldo Merapat ke London, Geovany Quenda Resmi Diboyong Chelsea
-
Manchester United Rekrut Andrey Santos dari Chelsea, Rogoh Kocek Rp1,05 Triliun!
-
Legenda Barcelona Rafael Marquez Jadi Pelatih Timnas Meksiko
-
Didier Deschamps Belum Puas Meski Prancis Cetak 14 Gol, Minta Les Bleus Lebih Kejam Lawan Maroko