Suara.com - Pertandingan menentukan akan dilakoni Shakhtar Donetsk di matchday keenam Grup B Liga Champions. Kamis (10/12/2020) dini hari WIB, tim besutan Luis Castro bakal menghadapi Inter Milan di Giuseppe Meazza.
Bagi Castro, kemenangan dalam pertandingan ini adalah harga mati. Karena dengan tambahan tiga poin, Shakhtar bisa dipastikan akan tampil di babak 16 besar Liga Champions musim ini.
"Saya lebih suka memikirkan kemenangan kami melawan Real Madrid dan bukan kekalahan melawan Borussia Mönchengladbach. Namun tidak satupun dari hasil tersebut akan mempengaruhi pertandingan besok," kata Castro dalam jumpa pers jelang pertandingan yang dikutip laman resmi UEFA.
"Kami sepenuhnya berkonsentrasi pada Inter sekarang. Bagaimana rencana kami untuk menang besok? Sama dengan Inter: komitmen, perhatian, dan keinginan besar untuk lolos ke babak sistem gugur."
"Sangat penting untuk akurat dalam pertahanan. Tapi para pemain saya sepenuhnya percaya diri - secara psikologis dan dalam setiap aspek lainnya."
Shakhtar Donetsk saat ini menempati posisi runner up Grup B dengan koleksi tujuh poin. Sama seperti halnya Real Madrid yang berada di posisi tiga.
Baik Shakhtar maupun Madrid saat ini tertinggal satu poin dari Borussia Monchengladbach yang menempati puncak klasemen sementara Grup B.
Sementara Inter berada di posisi juru kunci dengan koleksi lima poin.
Secara matematis, semua penghuni Grup B masih berpeluang untuk merebut dua tiket babak 16 besar yang tersedia. Meski harus diakui, peluang Inter lebih tipis ketimbang yang lainnya.
Baca Juga: Insiden Rasial di Laga PSG Vs Istanbul Basaksehir, Paksa UEFA Turun Tangan
Oleh karena itu, tambahan tiga poin merupakan harga mati bagi wakil Ukraina tersebut untuk tampil di babak gugur pertama.
Meski hasil imbang kontra Inter dilaga pamungkas juga bisa meloloskan Shakhtar, dengan syarat Real Madrid tumbang di tangan Borussia Monchengladbach.
Berita Terkait
-
Main di Liga Champions Musim Depan, Como 1907 Harus Numpang di Markas Jay Idzes Cs
-
Ini Alasan Kick Off Arsenal vs PSG Digelar Lebih Awal, Ada Hubungannya dengan Indonesia
-
Jelang Bentrok Arsenal vs PSG, Pelatih Timnas Prancis Ketar-ketir, Ada Apa?
-
Pantang Terpeleset! Ini Kunci Arsenal Agar Bisa Kalahkan PSG
-
Jejak Kontroversial 10 Tahun Terakhir Daniel Siebert Wasit Final Liga Champions
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Tabrakan Lamborghini ke Pembatas Tol, Raheem Sterling Ditahan Polisi Diduga Pakai Narkoba
-
Muak dengan Cara Kotor Barcelona, Atletico Madrid Tawar Lamine Yamal dengan Sebungkus Kuaci
-
Main di Liga Champions Musim Depan, Como 1907 Harus Numpang di Markas Jay Idzes Cs
-
Ini Alasan Kick Off Arsenal vs PSG Digelar Lebih Awal, Ada Hubungannya dengan Indonesia
-
Jelang Bentrok Arsenal vs PSG, Pelatih Timnas Prancis Ketar-ketir, Ada Apa?
-
Pantang Terpeleset! Ini Kunci Arsenal Agar Bisa Kalahkan PSG
-
Dari 5 Ribu ke 2,3 Juta Followers dalam 48 Jam! Bek Selandia Baru Tim Payne Mendadak Viral
-
Final Liga Champions: Ini 5 Pemain Kunci Arsenal Kalahkan PSG
-
Piala Dunia 2026: Saatnya Spanyol Mengakhiri Trauma yang Menghantui Sejak 1986
-
Anthony Gordon Jadi Pemain Inggris ke-13 di Barcelona: Siapa yang Paling Sukses?