Suara.com - PSSI membeberkan alasan mengapa memasukan seragam Timnas Indonesia di gim daring "Captain Tsubasa: Dream Team". Salah satunya adalah untuk meningkatkan nasionalisme masyarakat Indonesia.
"Kami ingin memantik nasionalisme dan kebanggaan, terutama para generasi Z, atas Indonesia," ujar pelaksana tugas Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi kepada Antara di Jakarta, Selasa (15/12/2020).
Generasi Z sendiri merupakan mereka yang lahir di rentang tahun 1995-2010. Mereka sangat dekat dengan dunia internet dan terkadang disebut dengan generasi internet (IGen).
Selain itu, kemitraan PSSI dengan KLab Inc, pengembang gim Captain Tsubasa: Dream Team yang berasal Jepang, juga dimaksudkan agar seragam (jersey) timnas Indonesia semakin dikenal oleh masyarakat.
Pada gim gawai tersebut, para pemain dapat memilih tiga seragam timnas yaitu seragam kandang berwarna merah putih, tandang dengan warna putih hijau dan seragam penjaga gawang berwarna hitam.
"Ini juga menjadi cara PSSI memperluas lini bisnis ke dunia digital dan gim daring," kata Yunus.
PSSI mengumumkan kerja sama dengan pengembang gim KLab Inc. untuk memasukkan seragam timnas Indonesia ke gim Captain Tsubasa: Dream Team pada Senin (14/12) melalui unggahan Instagram resmi mereka @pssi.
Pihak pengembang mendapatkan lisensi resmi seragam timnas Indonesia selama sekitar empat bulan yaitu Desember 2020 hingga Maret 2021.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia U-16 TC di Yogyakarta, Ketum PSSI: Tingkatkan Mental!
-
Bima Sakti Puas dengan Penampilan Pemain Baru Timnas Indonesia U-16
-
Pengakuan Sultan Samma Pernah Tolak Panggilan Timnas Indonesia Karena Ini
-
Sepekan TC di Yogyakarta, Ini Evaluasi Bima Sakti untuk Timnas U-16
-
Timnas Indonesia U-16 TC di Yogyakarta, Ketum PSSI Kasih Pesan Khusus
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati