Suara.com - Striker Manchester United, Edinson Cavani, memperlihatkan tindakan kasar dalam laga melawan Everton. Cavani terlihat mencekik serta membanting bek Everton, Yerry Mina, layaknya pemain gulat.
Manchester United berhasil meraih kemenangan 2-0 saat bertandang ke markas Everton, Goodison Park dalam ajang perempatfinal Piala Liga Inggris pada Kamis (24/12/2020) dini hari WIB.
Dua gol Manchester United dicetak oleh Edinson Cavani pada menit ke-88 dan Anthony Martial saat pertandingan memasuki masa injury time.
Nah, sebelum mencetak gol pembuka di laga tersebut, Cavani sejatinya melakukan pelanggaran yang bisa membuatnya kena kartu merah. Pasalnya, striker veteran asal Uruguay tersebut terlihat membanting lawannya.
Pada menit ke-51, Cavani tampak dijaga ketat oleh Mina yang menarik jerseynya. Tak terima, Cavani meresponnya dengan melakukan tindakan kasar. Striker berusia 33 tahun itu mencekik leher Mina dan kemudian membantingnya.
Lantas, Mina pun jatuh tersungkur di lapangan. Meski tertangkap kamera melakukan tindakan kasar, Cavani lolos dari hukuman wasit karena dalam pertandingan perempatfinal Piala Liga Inggris teknologi VAR masih belum dipakai.
Atas tindakan kasarnya yang lolos dari VAR, Cavani pun menjadi bahan pembicaraan di jagat media sosial. Sebab, dia dinilai beruntung karena bisa lolos dari hukuman akibat perbuatannya.
Sementara itu, berkat kemenangan ini Manchester United berhak melaju ke babak semifinal Piala Liga Inggris. The Red Devils akan bertemu rival sekota, Manchester City.
Pertemuan Manchester United dan Manchester City ini jadi ulangan babak semifinal Piala Liga Inggris tahun lalu yang dimenangkan The Citizens dengan agregat 3-2.
Baca Juga: Shin Tae-yong Tak Segan Coret Pemain Bermental Tempe dari Skuad Timnas
Berita Terkait
-
Hadapi Man City di Semifinal Piala Liga, MU Jangan Jadi Keledai
-
Bikin Dua Gol di Menit Akhir Bukti Man United Punya Mental Pemenang
-
Libas Everton, Manchester United Jumpa Man City di Semifinal Piala Liga
-
Everton Vs Man Utd: Menang 2-0, Setan Merah Lolos Semifinal Piala Liga
-
Treble Domestik dan Juara Europa, Target Ambisius Ole Gunnar Solskjaer?
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali
-
Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG
-
Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens
-
Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber
-
Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji