Suara.com - Pemain keturunan Kelana Mahessa sudah bergabung dalam pemusatan latihan atau training camp (TC) Timnas Indonesia U-19 di Spanyol. Senin (4/1/2021), pesepak bola berdarah Belanda-Indonesia itu sudah ikut berlatih.
Kelana tiba di Spanyol pada Minggu (3/1/2021) malam. Kelana tiba di lokasi TC bersamaan dengan Pelatih Timnas Indonesia U-19 Shin Tae-yong dan tiga pemain lainnya.
Kelana berangkat dari Jerman, sementara Shin Tae-yong bersama tiga orang pemain yang sebelumnya dinyatakan reaktif COVID-19 terbang dari Indonesia.
Shin Tae-yong menyusul ke Spanyol karena harus memimpin TC Timnas Indonesia U-23 Jakarta yang dipersiapkan untuk menghadapi SEA Games 2021.
Senin (4/1/2021), pelatih asal Korea Selatan itu dikabarkan sudah memimpin latihan para pemain.
"Kelana sudah bergabung bersama kami dan dia juga sudah mengikuti latihan," kata asisten pelatih Timnas Indonesia U-19, Nova Arianto, saat dihubungi awak media lewat pesan WhatsApp.
"Pemain-pemain yang tinggal di Jakarta juga sudah bergabung bersama kami disini. Mereka datang bersama dengan Coach Shin Tae-yong," tambahnya.
Dengan kehadiran Kelana, Timnas U-19 saat ini masih menunggu dua pemain lain yang berkarier di Eropa.
Dua pemain tersebut adalah Elkan Baggott (Ipswich Town FC) dan Witan Sulaeman (FK Radnik Surdulica).
Baca Juga: Termasuk Man United, Elkan Baggott Dirumorkan dengan Tiga Klub Liga Inggris
Plt. Sekjen PSSI, Yunus Nusi, menyebut masih berkoordinasi dengan tim masing-masing agar Witan dan Elkan diizinkan mengikuti TC Timnas Indonesia U-19.
Timnas Indonesia U-19 akan berlatih di Spanyol hingga 31 Januari mendatang. Selama berlatih di Spanyol, David Maulana dan kawan-kawan rencananya akan melakoni lima pertandingan uji coba.
Lawan-lawan yang akan dihadapi adalah Gimnastic de Tarragona, Lleida Esportiu U-19, Sabadell U-19, Ceuta, dan Arab Saudi U-19.
TC ini merupakan persiapan menghadapi Piala Asia U-19 2020 di Uzbekistan yang dijadwalkan pada Maret 2021. Di kejuaraan tersebut Garuda Nusantara --julukan Timnas U-19-- berada di Grup A bersama Uzbekistan, Iran, dan Kamboja.
Tag
Berita Terkait
-
Erick Thohir Tegaskan Kesiapan Sumut Jadi Tuan Rumah AFF U-19 2026
-
Nova Arianto Bicara Tekanan Juara Bertahan Usai Timnas Indonesia Segrup Vietnam di AFF U-19 2026
-
Erick Thohir Tak Ikut Campur soal Hasil Piala AFF U-19 2026
-
Jose Mourinho Coret Spanyol, Jagokan Dua Negara Ini Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Hasil Drawing Piala AFF U-19 2026, Timnas Indonesia Menghadapi Rival Klasik Vietnam
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati