Suara.com - Penggawa Persija Jakarta Alfriyanto Nico mengaku mendapat pengalaman dan ilmu selama menjalani training camp (TC) Timnas Indonesia U-19 di Spanyol. Menurutnya, hal itu menjadi modal yang cukup bagus baginya saat kembali klub nanti.
Skuat Garuda Nusantara --julukan Timnas U-19-- sudah ada di Spanyol sejak 27 Desember lalu. Sebelumnya, Nico dan kawan-kawan direncanakan menjalani TC di Spanyol hingga 31 Januari 2021.
Namun PSSI memutuskan untuk memulangkan armada Shin Tae-yong lebih cepat karena sulitnya menggelar pertandingan uji coba di Negeri Matador.
Saat ini rombongan sudah dalam perjalanan pulang ke Indonesia. Pesawat yang mereka tumpangi diperkirakan mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng pada hari Kamis (14/1/2021) 20.25 WIB.
Setelah itu, sesuai aturan yang berlaku David Maulana dan kawan-kawan bakal menjalani karantina selama lima hari untuk mencegah masuknya varian baru virus corona. Test swab juga tetap dilakukan sebelum dan sesudah tiba di Tanah Air.
Meski terbilang singkat, Nico sangat menikmati TC di Spanyol. Ia berharap ilmu yang didapatkannya ini bisa terus diterapkan bersama klub.
"Alhamdulilah saya sangat senang diberi kepercayaan pelatih Shin Tae-yong untuk mengikuti TC di Spanyol. Selama di sana saya menikmati semua menu latihan dari tim pelatih," kata Nico dalam rilis klub, Kamis (14/1/2021).
"Tentunya banyak pengalaman yang juga saya dapat selama di sini. mudah-mudahan saya bisa melanjutkan kerja keras ini ketika nantinya kembali ke tim Persija," tambahnya.
Selama berada di Spanyol skuat Timnas Indonesia U-19 hanya menjalani aktivitas latihan di lapangan, gym, serta dua kali internal game.
Baca Juga: Piala Asia Belum Dibatalkan, Timnas Indonesia U-19 dan U-16 Terus Digojlok
Selain Nico, dua pemain Persija lainnya juga ikut TC Timnas U-19 di Spanyol. Mereka adalah Salman Alfarid dan Braif Fatari.
TC itu sendiri merupakan bagian dari persiapan menghadapi Piala Asia U-19 yang digelar Maret mendatang. Di kejuaraan tersebut Garuda Nusantara berada di Grup A bersama tuan rumah Uzbekistan, Iran, dan Kamboja.
Berita Terkait
-
Marc Klok Persilakan Bobotoh Hadir, Jakmania Layangkan Protes Keras ke Erick Thohir
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Persija Terusir dari Jakarta, Paulo Ricardo Tetap Pasang Target Bungkam Persib
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati