Suara.com - Legenda sepakbola Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto, mengaku mengincar bintang Arema FC, Kushedya Hari Yudo, untuk membela timnya Sabah FC. Keinginan Kurniawan memboyong Kushedya diakuinya sudah lama.
Sebelumnya, Kurniawan menginginkan Febri Hariyadi dari Persib Bandung. Komunikasi sudah dilakukan dengan sang pemain, namun Sabah FC mundur karena syarat dari Persib terlalu berat.
Seperti diketahui, Persib meminta Febri kembali satu bulan sebelum kompetisi di Indonesia dimulai. Tentu, ini membuat Sabah FC khawatir Febri meninggalkan klub saat kompetisi Malaysia masih berjalan.
Adapun untuk Kushedya Hari Yudo diakui mantan pemain PSM Makassar itu sudah diincarnya sejak lama. Bahkan, sudah ada kesepakatan antara kedua belah pihak untuk bekerja sama di Sabah FC.
Akan tetapi, rencana itu gagal karena Kurniawan didepak oleh Sabah FC sebelum akhirnya kembali ditunjuk sebagai juru taktik.
Kurniawan menyebut eks PSS Sleman itu masih tertarik dengan tawaran yang diberikan tersebut.
"Awalnya, saya sebenarnya sudah bersepakat dengan pemain berlabel Timnas Indonesia ketika masih melatih Sabah FC. Saya sudah deal dengannya," kata Kurniawan Dwi Yulianto saat dihubungi awak media lewat telepon, Senin (18/1/2021).
"Namun, ketika itu, kontrak saya tidak diperpanjang Sabah FC. Begitu saya diangkat lagi sebagai pelatih, saya komunikasi lagi dengan Kushedya Hari Yudo. Dia masih oke,” tambah Kurniawan.
Keinginan Kurniawan mendatangkan Kushedya Yudo bisa saja gagal.
Baca Juga: Balik dari Spanyol, Pemain Persib Berharap Bisa Ikut Program Garuda Select
Pasalnya Pahang FC, klub lain asal Malaysia, juga berminat mendatangkan pesepakbola berusia 27 tahun itu.
“Ada agen yang mengabarkannya bahwa Kushedya Hari Yudo mendapatkan tawaran dari Pahang FC. Saya dengar, agen ini harus ambil keputusan cepat. Jadi saya tidak berani untuk memastikan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Arema FC Bidik Sapu Bersih Kemenangan di Dua Laga Terakhir BRI Super League 2025/2026
-
Ribut-ribut Pemain Setelah Duel Persija vs Persib, PSSI Belum Berani Ambil Sikap
-
Aturan Penentuan Juara Super League Jika Poin Persib dan Borneo FC Sama, Maung Bandung Diuntungkan
-
Pesan Mendalam Kang Dedi untuk Bobotoh: Jangan Nodai Kemenangan Persib dengan Keributan
-
Bobotoh Pesta Kemenangan di Bandung Pasca Persib Bungkam Persija 2-1
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
Terkini
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Masalah Tunggakan Gaji Tak Kunjung Usai, PSSI dan I.League Diminta Terapkan Audit Keuangan Ketat
-
Krisis Internal Timnas Curacao, Fred Rutten Mundur Usai Tekanan Pemain Minta Pelatih Lama Kembali
-
Publik Jepang Ramai-ramai Doakan Timnas Indonesia Tumbangkan Qatar di Piala Asia 2027
-
Kiper Jebolan Eropa Kaget dengan Kultur Serba Mobil di Indonesia: Minim Aktivitas Jalan Kaki
-
PSSI Hubungi FIFA, Bahas Bidding Piala Dunia Futsal 2028
-
Kiper Kelahiran Hoorn: Tanpa Staf Pelatih Belanda, Saya Mungkin Tak ke Indonesia
-
Transfer Ederson ke Manchester United Terancam Gagal Jika Arsenal Berani Bayar Mahal
-
Erick Thohir Minta PSSI Tak Gengsi Belajar dari Federasi Futsal Indonesia
-
Dituduh Diving, Kapten Leeds United Tampil Interview dengan Luka di Kepala