Suara.com - Manchester City sukses meraup tiga poin di pekan ke-19 Liga Premier Inggris. Menjamu Aston Villa di Etihad Stadium, Kamis (21/1/2021), The Citizens menang telak dengan skor 2-0.
Dua gol kemenangan Manchester City dalam laga itu dicetak oleh Bernardo Silva di menit 79 dan Ilkay Gundogan di akhir laga lewat titik penalti.
Menanggapi kemenangan timnya, manajer Josep Guardiola mengaku sangat puas dengan raihan tiga poin tersebut.
Kemenangan itu merupakan keenam kalinya secara beruntun yang dibukukan City sejak Natal tahun lalu.
Perkembangan performa The Citizens, dinilai Guardiola sudah sesuai dengan keinginannya. Manajer asal Spanyol itupun optimistis timnya mampu bersaing memperebutkan gelar Liga Premier Inggris musim ini.
"Hal terpenting bagi saya, daripada enam kemenangan berturut-turut, adalah kami kembali sejak pertandingan Newcastle (akhir tahun lalu," kata Guardiola usai pertandingan.
"Bermain dengan cara yang kami inginkan dan butuhkan untuk kembali menjadi juara," sambungnya dikutip dari laman resmi klub.
“Semua orang ingin menjadi juara, tetapi Anda harus menunjukkan bahwa Anda pantas mendapatkannya."
"Kami menguasai banyak aspek. Kami memiliki tempo yang tepat, hanya sedikit kebobolan. Kami harus lebih klinis di sepertiga akhir, tetapi kami akan meningkat."
Baca Juga: Klasemen Liga Inggris: Gusur Man City, Manchester United Kembali ke Puncak
“Saya sangat terkesan dengan penampilan para pemain. Kami bermain sangat bagus."
“Kami masih memiliki satu pertandingan tersisa untuk menyelesaikan putaran pertama (pertandingan)."
"Sekarang Piala FA dan West Brom. Pada akhirnya kami hanya kalah dalam dua pertandingan musim ini.”
City telah menunjukkan performa menakjubkan sejak kekalahan di bulan November dari Tottenham Hotspur yang membuat mereka tercecer di posisi 12.
Ketika itu Guardiola dihujani kritik. Namun sekarang, dengan badai cedera pemain yang mereda, Guardiola mulai kembali bereksperimen dengan para pemain terbaik dan mulai menuai hasil.
"Ketika kami kehilangan poin, Anda tidak tahu apakah keputusan saya tidak cukup baik," tambah Guardiola.
Berita Terkait
-
Pep Guardiola Diserang Komunitas Yahudi Manchester Usai Bela Palestina dan Genosida di Gaza
-
Pelukan Pep Guardiola ke Tonali Usai City Singkirkan Newcastle Munculkan Rumor Tak Sedap
-
Mikel Arteta vs Guardiola di Final Carabao Cup: Murid Tantang Guru, Kini Arsenal Punya Keunggulan?
-
Manchester City Tantang Arsenal di Final Carabao Cup usai Hajar Newcastle 3-1
-
Pantang Ciut, Newcastle United Pastikan Tampil Menyerang di Kandang Manchester City
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Warisan Xabi Alonso: Fisik Pemain Real Madrid Terkuras, Identitas Gak Jelas
-
Laga Timnas Indonesia Lawan Irak Jadi Rujukan Ajax Jatuh Hati pada Kualitas Maarten Paes
-
Kelebihan Pemain Asing, Persib Bandung Wajib Tendang Satu Nama
-
Hebatnya Polisi Italia! Lewat Foto Buram Ini, Pelempar Flare Emil Audero Ditangkap
-
Pentolan Viking Bantah Anggotanya Pelaku Pelemparan Flare ke Emil Audero
-
Gesture Tak Suka Saat Diganti, Marcus Thuram Bakal Hengkang dari Inter Milan?
-
Emil Audero Ceritakan Detik-detik Flare Meledak di Dekatnya: Saya Tak Bisa Menghindar
-
Sinyal Kuat untuk Pensiun? Baru Gabung ke Girona, Marc-Andre ter Stegen Langsung Cedera
-
Pep Guardiola Diserang Komunitas Yahudi Manchester Usai Bela Palestina dan Genosida di Gaza
-
Apa Kabar Luke Xavier Keet? Pemain Diaspora yang Kini Jadi Pengangguran