Suara.com - Winger belia Borneo FC, Fajar Fathur Rahman mengaku mendapatkan manfaat besar meski training camp (TC) terakhir bersama Timnas Indonesia U-19 berlangsung singkat. Banyak pelajaran yang didapat pemain berusia 18 tahun tersebut selama bergabung dengan skuat Timnas U-19 di Negeri Matador.
Seperti diketahui, Timnas Indonesia U-19 TC di Spanyol sejak 26 Desember 2020 hingga 13 Januari 2021. Awalnya, armada Shin Tae-yong dijadwalkan melakoni TC hingga 31 Januari mendatang.
Akan tetapi, situasi pandemi COVID-19 di Spanyol membuat TC ini harus berakhir prematur.
Meski begitu, Fajar tetap menikmati betul pemusatan latihan di Spanyol ini. Banyak pelajaran yang didapat walaupun sang youngster tak melakoni laga uji coba bersama skuat Garuda Nusantara --julukan Timnas Indonesia U-19-- di Negeri Matador.
"Sangat senang bisa berada di sana. Walaupun hanya berlatih dan melakukan game internal di sana," kata Fajar dikutip dari laman resmi Borneo FC, Kamis (28/1/2021).
"Sebenarnya, banyak pertandingan yang saya dan tim bakal jalani, namun karena virus COVID-19 di sana lagi tinggi, jadi kita tidak mendapat izin untuk bertanding," sambungnya.
Fajar pun sedikit menceritakan kisahnya selama TC di Negeri Matador. Ia mengaku sempat homesick lantaran jauh dari Tanah Air.
Namun, itu tidak menjadi masalah besar buat Fajar. Pasalnya, sang pemain sudah terbiasa jauh dari keluarga yang menetap di Manokwari.
"Itu pasti ada, namun ya risiko pemain bola, jadi ya harus tetap semangat. Dan lagian juga saya juga sudah terbiasa jauh dari rumah," pungkasnya.
Baca Juga: Pamit dari Tira Persikabo, Alex Goncalves Menuju Melaka United
Berita Terkait
-
Borneo FC All Out! Dari Winger Brasil hingga Gelandang Argentina Dirumorkan Merapat
-
Borneo FC Ditinggal 15 Pemain dan Pelatih, Nadeo Argawinata Masih Targetkan Juara
-
Gagal Angkat Trofi di Medan, Mathew Baker Haru Bela Timnas Indonesia di Tempat Leluhur
-
Gagal ke Final Piala AFF U-19 2026, Nova Arianto Langsung Alihkan Fokus ke Agenda Ini
-
Sebut Timnas Indonesia U-19 Curang, Media Vietnam Sindir Halus Kekalahan dari Australia
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan