Suara.com - Bek anyar Liverpool, Ozan Kabak mengatakan bahwa gabung The Reds adalah 'mimpi masa kecil yang jadi kenyataan'.
Kabak bergabung dengan Liverpool dari Schalke 04 dengan status pinjaman di penutupan bursa transfer Januari 2021, dengan opsi pembelian senilai 18 juta pounds (sekira Rp 344 miliar).
Karier pemain internasional Turki berusia 20 tahun itu sedang menanjak di Vetlins-Arena, dan sekarang diharapkan membantu Liverpool mempertahankan trofi di liga domestik dan bersaing di kompetisi Eropa.
Klopp mendatangkan Kabak di tengah krisis cedera lini pertahanan Liverpool, saat ditinggal Virgil van Dijk, Joe Gomez dan Joel Matip karena cedera panjang.
Liverpool juga berhasil mendatangkan bek tengah lainnya, Ben Davies dari Preston pada penutupan bursa transfer Januari dengan status permanen, tetapi Kabak kemungkinan akan menjadi pemain yang akan langsung masuk ke starting eleven skuat asuhan pelatih asal Jerman tersebut.
"Liverpool adalah tim masa kecil saya. Jadi saya selalu ingin datang ke klub ini, untuk bermain di stadion yang luar biasa ini, di depan para penggemar yang luar biasa," ujar Kabak di situs resmi klub yang dikutip Goal pada Rabu.
"Itu mimpi bagi saya. Sekarang mimpi itu jadi kenyataan," imbuhnya.
Saat ditanya apakah ia sudah tidak sabar bekerja di bawah Klopp, Kabak menjawab; "Saya tidak sabar untuk bekerja dengannya. Ia salah satu pelatih terbaik di dunia. Saya telah mendengar banyak hal tentangnya dari mantan pelatih saya. David Wagner - ia memberi tahu saya banyak hal tentang Jurgen."
"Seperti yang saya katakan, saya tidak sabar untuk bekerja dengannya, belajar beberapa hal darinya," tandas Kabak.
Baca Juga: Prediksi Semifinal Coppa Italia: Napoli vs Atalanta
Berita Terkait
-
Real Madrid Siapkan Rencana Tukar Guling Kenan Yildiz, Tawarkan Brahim Diaz dan Gonzalo Garcia
-
MU Berburu The Next Bruno Fernandes, Maxi Araujo Jadi Target Utama
-
Pep Guardiola Yakin Omar Marmoush Punya Peran Penting untuk Manchester City
-
Media Inggris Desak MU Segera Resmikan Michael Carrick Jadi Manajer Permanen
-
Oxford United Lepas 10 Pemain Usai Alami Degradasi, Termasuk Ole Romeny?
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!