Suara.com - Legenda Manchester United yang kini menjadi pundit sepakbola, Roy Kane melontarkan kritik keras terhadap Liverpool yang baru saja kalah dari Manchester City.
Duel Liverpool vs Manchester City yang tersaji di laga pekan ke-23 Liga Inggris berakhir dengan skor 1-4 untuk kemenangan The Citizen.
Liverpool sejatinya tampil cukup meyakinkan setelah gol penalti Mohamed Salah mengubah skor menjadi sama kuat 1-1 pada menit ke-63.
Namun, Alisson Becker membuat perjuangan Liverpool untuk meraih kemenangan buyar setelah blundernya berujung gol kedua dan ketiga Manchester City yang dicetak Ilkay Gundogan dan Raheem Sterling pada menit ke-73 dan 76.
Pasca dua gol cepat itu, Liverpool kepayahan untuk menyamakan intensitas permainan Manchester City, hingga kembali kebobolan oleh Phil Foden di menit ke-87.
Hasil ini membuat Liverpool telah kalah tiga kali beruntun di kandang sendiri. Pasukan Jurgen Klopp kini terpaut 10 poin dari Manchester City di puncak klasemen.
Menurut Roy Keane, performa Liverpool tak mencerminkan mereka sebagai juara bertahan Liga Inggris. Sebelum kalah dari City, The Reds sudah tampil buruk saat keok di tangan Brighton & Hove Albion.
“Kami berbicara sebelum pertandingan - mereka membuat banyak alasan. Bagi saya, mereka adalah juara yang buruk," kata Roy Keane.
Eks gelandang jangkar Manchester United itu tak menampik Liga Inggris musim ini berjalan dengan banyak keanehan yang merupakan dampak dari pandemi virus Corona.
Baca Juga: Blunder Fatal Alisson Becker yang Bikin Liverpool Babak Belur Dihajar City
Liverpool juga disebut Keane tengah mengalami pukulan dengan cederanya bek andalan mereka, Virgil van Dijk. Namun, kondisi itu disebutnya tak bisa jadi alasan.
“Mereka klub besar. Mereka harus menghadapi kemunduran [Virgil van Dijk]. [Tapi] bukankah itu bagian dari permainan [?]. Jika pemain bugar sepanjang waktu, itu akan fantastis," beber Keane.
Keane memperingatkan bahwa Liverpool harus segera bangkit. Apabila terus menampikan permainan 'menyedihkan' saat kalah dari City, dia memprediksi The Reds butuh waktu 30 tahun lagi untuk meraih gelar Liga Inggris ke-20 alias menyamai torehan yang dimiliki Manchester United.
“Bisa dibilang ini musim yang aneh, musim yang aneh, ini Corona. Lanjutkan saja. Tampil seperti juara," kata Roy Keane.
“Anda adalah klub sepakbola Liverpool loh, [jika begini terus] butuh 30 tahun lagi sebelum Anda memenangkan gelar liga. Percayalah kepadaku," tandasnya.
Berita Terkait
-
Intip 7 Fakta Menarik Usai Liverpool Dipecundangi Manchester City
-
Blunder Parah Alisson Becker saat Liverpool Dibantai Manchester City
-
Blunder Lagi, Alisson Becker Lama-lama Mirip Loris Karius
-
Pep Guardiola Bangga Bisa Runtuhkan Keangkeran Anfield
-
Manchester City Tanpa Ampun Bantai Liverpool 4-1 di Anfield
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Persib Hadapi 9 Laga 'Final', Bojan Hodak Siapkan Strategi Demi Hattrick Juara
-
Kombinasi 7 Negara, Bukti Keseriusan Tim Kepelatihan John Herdman
-
Benjamin Sesko Ungkap Cara Menjaga 'Rasa Lapar' sebagai Penyerang MU
-
Inter Miami Namai Tribun Stadion Baru dengan Nama Lionel Messi
-
John Herdman Ungkap Kunci Kemenangan Telak Timnas Indonesia atas St Kitts and Nevis
-
John Herdman Kenang Kanada, Cuma Menang 1-0 saat Melawan St Kitts and Nevis
-
Alasan John Herdman Tak Pernah Diam Sepanjang Pertandingan
-
Federico Valverde Buat Wembley Terdiam, Uruguay Tahan Imbang Inggris di Menit Akhir
-
Tijjani Reijnders Jadi Pahlawan Kemenangan Belanda atas Norwegia
-
John Herdman Ungkap Target Utama Timnas Indonesia, Lolos ke Piala Dunia 2030