Suara.com - Manajer Liverpool, Jurgen Klopp mengungkap sang kiper andalan, Alison Becker merasakan kekecewaan besar atas dua blunder konyol yang dibuatnya saat The Reds dipermak Manchester City 1-4 dalam laga lanjutan Liga Inggris 2020/2021 di Anfield, Senin dini hari WIB.
Liverpool tengah berada dalam momentum setelah penalti Mohamed Salah mampu menyamakan kedudukan 1-1, tetapi Alisson melakukan dua blunder umpan beruntun yang dikonversi menjadi gol kedua Ilkay Gundogan serta gol lainnya dari Raheem Sterling.
Alisson yang sudah terpukul tak bisa berbuat banyak ketika Phil Foden memperlihatkan aksi individual gemilang yang diakhir dengan sepakan tajam untuk mengunci kemenangan 4-1 bagi City.
"Saya berbicara dengannya beberapa detik lalu, tentu saja dia kecewa dan bilang 'Jangan hari ini, jangan hari ini..'," ujar Klopp seperti dilansir laman resmi Liverpool.
"Lantas saya jawab, 'Ya, itu masalahnya dengan kesalahan, kamu tidak bisa menentukan kapan itu terjadi,'," ujar pelatih asal Jerman itu menambahkan.
Menurut Klopp, tidak ada yang bisa dilakukan Alisson selain belajar dari kesalahan tersebut, dan ia yakin kiper utama Timnas Brasil itu akan melakukannya agar hal serupa tidak terulang.
Kendati mengakui bahwa blunder itu terjadi di waktu yang tidak tepat, Klopp berusaha memberi pembelaan bahwa Alisson berkali-kali menjadi juru selamat Liverpool sejak diboyong dari AS Roma.
"Malam ini jelas sangat berpengaruh besar, tetapi itu oke, ia menyelamatkan kami entah berapa kali banyaknya," ucap Klopp.
"Dia kiper kelas dunia dan malam ini segalanya berlangsung salah dan kami harus menerima dan itu yang harus kami lakukan," pungkas eks pelatih Borussia Dortmund itu.
Baca Juga: 3 Bulan Majal, Tuchel Yakin Timo Werner Segera Akhiri Puasa Gol
Hasil memalukan kontra City ini membuat Liverpool untuk pertama kalinya sejak September 1963 menelan tiga kekalahan beruntun di Anfield di ajang Liga Inggris.
Dengan koleksi 40 poin di peringkat keempat klasemen sementara Liga Inggris 2020/2021, atau tertinggal 10 poin dari City yang menguasai puncak disertai satu simpanan laga tunda, Liverpool agaknya patut melupakan peluang mempertahankan gelar juara.
[Antara]
Berita Terkait
-
Jurgen Klopp Semakin Dekat Latih Timnas Jerman, Ini Sederet Prestasinya
-
Duo Man City Panas! Rodri Akui Salah Usai Ejek Bernardo Silva yang Gagal Cetak Gol
-
DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman
-
Tersingkir di Piala Dunia 2026, Riyad Mahrez Nyatakan Pensiun dari Timnas Aljazair?
-
Era Xabi Alonso Dimulai! Chelsea Boyong Bek Terbaik Serie A Marco Palestra
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Penain Afsel yang Tampil di Piala Dunia 2026 Meninggal Dunia Misterius
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi