Suara.com - Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) tak akan melarang para pesepakbola Tanah Air untuk mengikuti ajang antar kampung alias tarkam di tengah vakumnya kompetisi nasional.
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan menyebut pihaknya hanya bisa menghimbau agar opsi mencari tambahan penghasilan lewat tarkam dihindari.
Namun, dia menekankan bahwa induk cabang olahraga sepakbola itu tidak punya kuasa melarang para pemain. Iwan Bule --sapaan akrab Iriawan-- paham para pesepakbola RI butuh makan.
"Kita tidak bisa menahan, dia butuh makan karena kompetisi di Indonesia tidak ada. Jangankan main, ngojek, jualan apapun ada," kata Iriawan saat ditemui di Lapangan D, Senayan, Jakarta, Rabu (10/2/2021).
"Lalu seperti main tarkam. Kita hanya bisa menghimbau, tapi mereka (pemain) butuh makan," tambahnya.
Mochamad Iriawan pun berharap agar kompetisi sepakbola profesional di Tanah Air bisa segera bergulir kembali. Hal itu penting demi kebaikan sepakbola Indonesia, dan para pemain itu sendiri.
"Mohon doanya mudah-mudahan kepolisian bisa kasih izin. Sekarang belum keluar, kemarin sudah rapat di Kemenpora," jelas Iriawan.
Terhentinya kompetisi profesional sejak Maret 2020 akibat pandemi Covid-19 di Indonesia membuat beberapa pemain kesulitan untuk sekedar memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Pasalnya, pemasukan mereka dari gaji di potong hingga 75 persen oleh klub yang juga tengah terdampak krisis finansial akibat tak adanya kompetisi.
Baca Juga: PSSI Berencana Gelar TC Timnas Indonesia di Dubai
Mati surinya kompetisi di Indonesia, khususnya Liga 1 dan Liga 2 membuat para klub peserta kesulitan untuk menyeimbangkan neraca keuangan mereka. Mereka tak punya pemasukan baik dari tiket pertandingan maupun hak siar.
PSSI, PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator liga belum lama ini bertemu dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, dan pihak kepolisian.
Namun, hingga kini izin menggelar kompetisi musim 2021 belum juga dikeluarkan. Meski demikian, PSSI dan PT LIB telah menjadwalkan bahwa kompetisi akan bergulir pada Maret atau Juni 2021.
Sebelum itu jika memungkinkan ada turnamen pramusim yang akan diselenggarakan sebelum berlangsungnya Liga 1 2021.
Secara lisan, kepolisian juga telah memberikan lampu hijau terkait izin kompetisi. Namun, ada syarat yang harus dipenuhi seperti pertandingan tanpa penonton lengkap dengan protokol kesehatan.
Tag
Berita Terkait
-
Ketum PSSI: Pemain Tak Bisa Dilarang Ikut Tarkam dengan Vakumnya Kompetisi
-
Shin Tae-yong Tak Bisa Janjikan Medali Emas SEA Games 2021
-
Empat Pemain Belum Gabung TC, PSSI: Keputusan di Tangan Shin Tae-yong
-
Ketua Umum PSSI: Fisik Pemain Timnas Indonesia U-23 Anjlok!
-
Bahas Rencana Liga 1 dan 2, PSSI Dapat Banyak Masukan
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Kontroversi Sponsor Piala Dunia 2026: LaLiga Layangkan Protes ke FIFA
-
Harga Tiket Final Piala Dunia 2026 Bikin Melongo! Kategori 2 Tembus Rp133 Juta
-
Pulang ke Oslo Sebagai Warga Biasa, Timnas Norwegia Disambut 100 Ribu Suporter
-
Spanyol Ukir Rekor Bersejarah usai Bekuk Prancis, Makin Dekat Kawinkan Gelar Euro dan Piala Dunia
-
Noni Madueke Tak Takut Lionel Messi Cs: Argentina yang Harus Khawatir Lawan Inggris
-
Mbappe dan Michael Olise Melempem, Deschamps Beberkan Penyebab Prancis Tumbang dari Spanyol
-
Ada Proses Panjang di Balik Kesuksesan Spanyol ke Final Piala Dunia 2026
-
Hujan Rudal AS Bunuh 3 Warga Sipil di Iran Selatan, Bukan Tentara
-
Alexis Mac Allister: Tenang, Timnas Argentina Pengalaman di Semifinal
-
Rodrigo De Paul: Saya Harus Kendalikan Emosi di Laga Argentina vs Inggris