Suara.com - Paris Saint-Germain (PSG) sukses membungkam tuan rumah Barcelona 4-1 di pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions dini hari tadi. Berikut fakta - fakta menarik usai laga Barcelona vs PSG
Saat menjamu PSG di Stadion Camp Nou, Rabu (17/2/2021) dini hari WIB, Barcelona sempat memimpin lebih dulu lewat penalti Lionel Messi di menit ke-27.
Namun, tim tamu PSG akhirnya mampu membalikkan kedudukan dan mengunci kemenangan lewat gol-gol dari Kylian Mbappe (32', 65', 85') dan juga Moise Kean (70').
Dengan hasil ini PSG berada di atas angin karena leg kedua akan digelar di Paris pada 11 Maret mendatang. Sedangkan Barcelona harus menang dengan selisih empat gol untuk maju ke delapan besar.
Berikut fakta - fakta menarik usai PSG taklukkan Barcelona seperti yang dihimpun dari Bbc Sport :
- Dalam pertandingan kandang ke-151 mereka di Piala Eropa / Liga Champions, Barcelona telah kalah secara beruntun untuk pertama kalinya.
- Barcelona telah memainkan 278 pertandingan kandang di semua kompetisi Eropa dan kalah dengan selisih 3+ gol hanya enam kali - dua kesempatan terakhir terjadi dalam laga berturut-turut di Nou Camp (3-0 v Juventus, 4-1 v PSG).
- Paris St-Germain menjadi tim Prancis kedua yang mengalahkan Barcelona di kandang sendiri setelah Metz juga menang 4-1 di Piala Winners 1984-85.
- PSG telah mencetak gol dalam 20 pertandingan tandang terakhir mereka di Liga Champions, sejak September 2016. Dalam sejarah kompetisi, hanya Real Madrid yang mencetak gol lebih lama - 22 pertandingan dari 2010-2014.
- Dari pemain dengan 20 gol atau lebih di Liga Champions, Kylian Mbappe dari PSG telah mencetak proporsi tertinggi dalam pertandingan tandang (71% - 17/24).
- Gol pembuka Lionel Messi adalah gol ke-20nya musim ini untuk Barcelona di semua kompetisi; Ini adalah musim ke-13 berturut-turut dia mencetak 20+ gol untuk klub.
- Messi telah mencetak gol di Liga Champions di setiap tahun kalender sejak 2005. Pencapaian setidaknya satu gol dalam 17 tahun berturut-turut ini adalah rekor gol terlama dalam sejarah kompetisi bersama Raul (1995-2011).
Berita Terkait
-
5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali
-
Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG
-
Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens
-
Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber
-
Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji