Suara.com - Eks pemain Persita Tangerang, Miftah Anwar Sani mengaku tidak menyangka memiliki kesempatan untuk berkarier di Eropa setelah resmi direkrut klub asal Bosnia-Herzegovina, FK Sloboda Tuzla.
Miftah bergabung dengan klub kasta teratas Liga Bosnia-Herzegovina itu setelah kontraknya bersama Persita Tangerang habis pada 20 Desember 2020 lalu.
"Awalnya saya tidak menyangka dan tidak tahu juga kalau ada tawaran untuk main di FK Sloboda Tuzla. Tapi ternyata kemudian ada yang menghubungi Aggy, agen saya, untuk saya bisa bermain ke sana,” kata Miftah dalam rilis klub, Jumat (25/2/2021).
Miftah pada awalnya ragu dengan kesempatan yang terpampang di depan matanya itu. Pemain yang juga merupakan anggota TNI di Denma Divisi Infateri 1 Kostrad itu, sempat bingung kenapa dia yang direkrut.
"Saya sendiri tidak tahu persis kenapa saya yang direkrut. Jujur, saya tidak menyangka juga. Bahkan istilahnya, saya tahu diri, siapa saya?" kata Miftah.
"Tapi saya berpikir positif saja. Pasti ada tantangan dan peluang yang bisa saya maksimalkan di sana nanti,” tambahnya.
Lebih jauh, Miftah mengatakan bahwa dia berterimakasih kepada keluarga besar Persita dari mulai pemain hingga pelatih. Tanpa bantuan klub berjuluk Pendekar Cisadane itu, kesempatan berkarier di Eropa mungkin tak akan datang.
"Saya sangat menyayangi Persita. Saya bangga pernah menjadi bagian dari Persita. Satu keinginan saya, pastinya saya ingin berseragam ungu lagi jika nanti sudah kembali ke Indonesia," harapnya.
"Doakan semoga saya bisa main dengan baik di klub baru saya dan kemampuan saya bisa meningkat. Saya pasti akan bekerja keras untuk memperoleh hasil yang maksimal selama berkarier di sana."
Baca Juga: Sebelum Teken Kontrak Baru, Mbappe Ajukan 2 Syarat pada PSG
Miftah akan bertolak ke Bosnia-Herzegovina dalam waktu dekat ini, setelah menyelesaikan administrasi kepindahan ke FK Sloboda.
“Untuk izin dan lainnya semua difasilitasi pihak kedutaan besar Bosnia di Indonesia. Saya hanya tingga mengikuti saja," tutur pemain berusia 25 tahun tersebut.
Berita Terkait
-
Dukung Karier Pemain, Persita Lepas Miftah Anwar Sani ke FK Sloboda Tuzla
-
Thierry Henry Mundur dari Montreal, Jadi Pelatih Bournemouth?
-
Ole Gunnar Solskjaer Terus Jalin Kontak dengan Erling Haaland
-
Cuma 10 Klub yang Mampu Beli Haaland dari Dortmund, 4 dari Inggris
-
Persebaya Lepas Empat Pemain Jelang Piala Menpora 2021
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Kontestasi 2029: Menguji Batas Antara Pelayanan Publik dan Modal Politik
-
7 HP All-Rounder Terbaik Mulai Rp2 Jutaan, Performa Mantap untuk Hiburan dan Multitasking
-
Rawan Titipan, ADAKSI Tolak Menteri Jadi Penentu Rektor di RUU Sisdiknas
-
Sentil Polisi dan Lembaga Negara, MenHAM Pigai Curhat Jadi Korban Rasisme: Kenapa Tak Mau Hentikan?
-
KPK Sejalan dengan Mahfud MD: Pengalihan Perkara Febrie ke Kejagung Tak Sesuai KUHAP
-
Bedak atau Blush On Dulu? Panduan Terbaik untuk Makeup Flawless dan Cantik
-
Sering Terpapar Berita Krisis Iklim, Bisakah Picu Gangguan Kesehatan Mental?
-
Resmi Terbitkan 3 Sprindik, Kejagung Jamin Status Tersangka Febrie Adriansyah Tak Gugur
-
IHSG Masih di Level 6.000, Saham RANS Melonjak Hampir 25 Persen
-
Kuasa Hukum Sebut Kematian Santri di Lombok Murni Kecelakaan, Bantah Ada Unsur Kesengajaan