Suara.com - Mantan pelatih Timnas Argentina yang ditunjuk menjadi nakhoda baru Marseille, Jorge Sampaoli, sudah tiba di Prancis pada Selasa (2/3/2021) waktu setempat. Ia akan segera memimpin latihan klub Ligue 1 tersebut.
Namun, pelatih berusia 60 tahun itu mesti menjalani dahulu karantina mandiri selama tujuh hari karena baru datang dari Brasil.
Pelatih asal Argentina yang tahun lalu menghabiskan waktu di Brasil untuk melatih Atletico Mineiro itu ditunjuk oleh Marseille sebagai pelatih Jumat pekan lalu.
Mantan manajer Chile, Argentina, dan Sevilla yang meneken kontrak sampai 2023 itu adalah pengganti permanen untuk Andre Villas-Boas sebagai pelatih mantan juga Liga Champions ini.
Villas-Boas dinonaktifkan oleh klub itu bulan lalu setelah tidak bersepakat soal transfer pemain. Pada Selasa, Marseille memastikan bahwa mereka akhirnya resmi berpisah jalan dengan pelatih asal Portugal itu dengan kesepakatan sama-sama menguntungkan.
Sejak Villas-Boas dibebastugaskan, pelatih sementara Nasser Larguet sudah meminta tujuh laga terakhir dengan hanya menelan satu kekalahan ketika melawan Paris Saint-Germain.
Larguet masih menjadi pelatih ketika Marseille yang menduduki urutan ketujuh dalam klasemen liga, menjajal Lille pada Rabu.
Aturan pemerintah Prancis mengharuskan siapa pun yang masuk negeri itu dari luar Eropa harus menjalani isolasi mandiri selama tujuh hari dan harus dinyatakan negatif pada akhir isolasi mandiri.
Itu artinya pelatih baru itu kemungkinan baru bisa memimpin klub ini ketika menghadapi Rennes pada 10 Maret.
Baca Juga: Big Match Liga Prancis: 10 Pemain Lyon Tahan Imbang Marseille 1-1
Penunjukan Sampaoli itu terjadi pada hari yang sama pemilik klub bernama Frank McCourt mengumumkan pria Spanyol berusia 34 tahun Pablo Longoria yang sebelumnya direktur olahraga, menjadi presiden Marseille yang menggantikan Jacques-Henri Eyraud yang tidak populer.
Akhri Januari lalu ratusan pendukung Marseille menyerbu lapangan latihan tim itu sebagai protes atas cara Eyraud mengelola klub tersebut.
McCourt menyebut mereka yang terlibat dalam insiden itu sebagai bandit dan menyamakan kejadian itu dengan serangan maut 6 Januari ke Gedung Kongres AS.
Pekan lalu seorang pria dipenjara selama tiga bulan dan 11 lainnya dihukum enam bulan dengan penangguhan karena terlibat dalam insiden tersebut.
Berita Terkait
-
Lionel Messi Bidik 3 Rekor Kelas Dewa di Piala Dunia 2026, Ronaldo Makin Ketinggalan
-
Mason Greenwood Dianggap Terlalu Bagus untuk Marseille, Disarankan Hengkang
-
Cerita Legenda Barcelona di Jakarta: Blusukan ke Kota Tua, Terpesona Wayang dan Topeng
-
Lionel Scaloni Puji Setinggi Langit Julian Alvarez, Sebut Penyerang Idaman Setiap Pelatih
-
Calvin Verdonk Diserang Fans Marseille, Suporter Lille Minta Bantuan Warganet Indonesia
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Respons Kelme Soal Nameset Jersey Timnas Indonesia Copot di FIFA Series 2026
-
Profil Timnas Korea Selatan: Misi Taegeuk Warriors Melangkah Jauh di Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Spanyol: Ambisi Raksasa Eropa Taklukkan Piala Dunia 2026
-
Malam Terindah di Emirates: Declan Rice Kehabisan Kata Usai Bawa Arsenal ke Final
-
Adu Tajam Trio Bayern Munich vs PSG di Semifinal Liga Champions, Harry Kane dkk Bidik Rekor
-
Rumor Transfer: Manchester United Siapkan Dana Besar Rekrut Ederson dan Afonso Moreira
-
Kualitas Jersey Timnas Indonesia Jadi Sorotan, Kelme Perbaiki Quality Control
-
Profil Timnas Inggris: Misi Thomas Tuchel Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia 2026
-
Selamat dari Neraka Perang, Striker Haiti Ini Siap Tantang Brasil di Piala Dunia 2026
-
Kecewanya Orang Nomor Satu The Jakmania Duel Persija vs Persib Gagal di Jakarta