Suara.com - Barcelona sukses melaju ke partai final Copa del Rey 2020/21, usai mengalahkan Sevilla di leg kedua semifinal dengan skor telak 3-0.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Camp Nou, Kamis (4/3/2021), Ousmane Dembele membuka kemenangan Barcelona di menit 12. Sevilla mendapat kesempatan untuk menyeimbangkan papan skor di menit 73 lewat titik penalti, namun eksekusi Lucas Ocampos berhasil digagalkan Marc Andre Ter Stegen.
Di masa injuri, tepatnya di menit 90+4, Gerard Pique menggandakan keunggulan Barcelona yang memaksa perpanjangan waktu.
Lima menit bola bergulir di babak tambahan 2x15 menit, Martin Braithwaite mengunci tiket final Copa del Rey musim ini untuk Los Cules.
Menang 3-0, Barcelona menyingkirkan Sevilla dengan agregat 3-2.
Menanggapi keberhasilan timnya melaju ke partai puncak, pelatih Barcelona Ronald Koeman mengklaim jika ia selalu yakin jika Lionel Messi dan kawan-kawan bisa memangkas agregat dari kekalahan 2-0 di leg pertama.
"Kami selalu percaya," kata Koeman usai pertandingan.
"Kami tidak pernah menyerah pada Copa. Ini masalah mentalitas," sambungnya seperti dimuat Marca, Kamis.
"Saya, sebagai pelatih, tidak bisa meminta tim saya untuk melakukan lebih dari apa yang saya lihat malam ini."
Baca Juga: Hits Bola: Mau Beli Valencia, Harta Pemilik JDT Jadi Sorotan Media Spanyol
"Kami berjuang sampai perpanjangan waktu dan itu luar biasa. Saya sangat senang dengan kerja tim malam ini."
"Kami pantas lolos. Saya pikir kami lebih baik dalam dua pertandingan. Kami adalah tim terbaik."
Kemenangan di leg kedua terjadi hanya empat hari setelah Barcelona menang 2-0 atas Sevilla di ajang La Liga Santander, di mana mereka juga memainkan formasi 3-5-2.
"Itu sangat penting untuk kepercayaan diri kami," kata Koeman tentang kemenangan di Seville akhir pekan kemarin.
"Cara kami bermain di sana. Itu adalah pertandingan pertama kami [dengan 3-5-2]. Kami mencoba memainkan permainan yang sama hari ini dan kami melakukannya."
"Kami berhasil mencetak tiga gol dan bisa mencetak lebih banyak. Anda tidak bisa meminta lebih."
Berita Terkait
-
Link Live Streaming Barcelona vs Newcastle United: Duel Hidup Mati di Camp Nou!
-
Prediksi Liga Champions Dinihari Nanti: Liverpool Masih Punya Harapan, Bodo/Glimt di Ambang Sejarah
-
Menang Telak, Joan Laporta Kembali Terpilih sebagai Presiden Barcelona
-
TelkomGroup Gandeng F5 Hadirkan Solusi AI-secure Connectivity Melalui Data Center
-
Salah Stadion! Niat Nonton Barcelona Lawan Newcastle, Fans Blaugrana Tersesat Sejauh 589 Km
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
Terkini
-
Reuni Rasa Liga Inggris di GBK, Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis Jadi Panggung Panas
-
Calvin Verdonk Diserang Fans Marseille, Suporter Lille Minta Bantuan Warganet Indonesia
-
Eliano Reijnders Bongkar Obrolan dengan John Herdman, Sinyal Keras Sapu Bersih FIFA Series 2026
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
Nasib Dean James Ditentukan Hari Ini? Seluruh Klub Eredivisie Gelar Rapat Darurat
-
Bawa Misi Penting, Ini Alasan Persib Bandung ke Jakarta di Tengah Libur Super League
-
Dibantai di Final, Pep Guardiola Malah Sebut Arsenal Tim Terbaik: Nyindir atau Pujian Tulus?
-
Debut John Herdman di Timnas Indonesia, GBK Diprediksi Membara
-
Empat Pemain Persija Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia, Pelatih Brasil Bereaksi
-
Dean James Batal Gabung Timnas Indonesia usai Status Kewarganegaraan Jadi Polemik?