Suara.com - Madura United kembali berburu pemain lokal untuk melengkapi skuad menjelang turnamen pramusim Piala Menpora 2021, mengingat Laskar Sape Kerrab tengah kekurangan pemain lokal.
Manajer Madura United Rahmad Darmawan, dikutip dari laman resmi klub, menyampaikan perihal berkurangnya pemain lokal di klub tersebut.
Kekurangan pemain lokal terjadi setelah winger asal Ambon Haris Tuharea izin untuk menyelesaikan urusan keluarganya, dan kemungkinan besar hingga turnamen pramusim tersebut berakhir.
Haris sudah meninggalkan Slamet Nurcahyo dan kolega yang sedang menjalani pemusatan latihan di Batu, Jawa Timur, sejak Selasa (2/3).
RD, sapaan Rahmad yang juga pelatih kepala klub, mengatakan perburuan pemain lokal tersebut juga dilakukan lantaran melihat stok penyerang mulai berkurang.
Dengan tidak adanya Haris, Madura United praktis hanya memiliki tiga pemain yang murni berposisi sebagai pemain depan, yakni Alberto Goncalves, serta dua pemain muda Moch Kevy Syahertian dan Make Aldo Maulidino.
Selanjutnya, bek muda Achmad Firdaus yang bergabung dengan Madura United saat tim menatap rencana kelanjutan Liga 1 2020 pada 1 Oktober lalu juga memilih mengundurkan diri dari skuad yang diarsitekinya.
"Saat ini kami masih membutuhkan satu pemain pengganti Achmad Firdaus yang mundur dan saya juga membutuhkan satu pemain di posisi sayap (sebagai pengganti Haris Tuharea)," jelas RD.
Saat ini, sebanyak 25 pemain Madura United sedang menjalani training center (TC) atau pemusatan latihan di Batu, Jatim, dengan perincian, yakni satu pemain asing Jacob Pepper, satu pemain naturalisasi Alberto Goncalves, dan 23 pemain lokal.
Baca Juga: 5 Fakta Menarik Jelang Big Match Liga Inggris Liverpool Vs Chelsea
Mengenai Haris, Direktur Utama PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB) Zia Ul Haq menyampaikan bahwa manajemen sudah memberikan izin terhadap Haris dengan catatan pembaruan kontrak.
"Iya, kami izinkan, namun kami sudah melakukan perubahan kesepakatan," ujarnya seperti dimuat Antara.
Berita Terkait
-
Persipura Jayapura Siap Mati-matian Hadapi Adhyaksa demi Tiket Promosi
-
Laga Hidup Mati Kontra Adhyaksa FC, Rahmad Darwan 'Bakar' Semangat Pemain Persipura
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Hasil BRI Super League: Taklukkan Bali United, MU Menjauh dari Zona Merah
-
Pasrah Turun Kasta, Semen Padang Mulai Kibarkan Bendera Putih
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
AS Bebaskan Suporter Piala Dunia 2026 dari Sejumlah Negara dari Kewajiban Deposit Visa
-
Buntut Insiden Panas vs Persib Bandung, Rizky Ridho Tegaskan Skuad Persija Siap Terima Konsekuensi
-
Manchester United Disebut Berencana Permanenkan Michael Carrick
-
Persib Bandung Didenda Rp3,5 Miliar dan Disanksi AFC usai Kerusuhan di ACL 2
-
Selandia Baru Resmi Umumkan 26 Pemain untuk Piala Dunia 2026: Chris Wood Cetak Sejarah!
-
Demi Darah Syuhada! Iran Lepas Tim Melli ke Piala Dunia dengan Seruan Perlawanan
-
Ramadhan Sananta Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya
-
Super League Terapkan Skema Liga Inggris Soal Pembagian Pendapatan Dana Siaran Klub
-
Klub Brunei DPMM FC Janji Rekrut Ramadhan Sananta Kembali jika Berkembang di Masa Depan
-
Psywar Pep Guardiola, Manchester City Tunggu Arsenal Terpeleset