Suara.com - Ollie Watkins menjalani debutnya bersama Timnas Inggris dengan sempura. Ia bahkan turut menyumbang satu gol saat The Three Lions mengalahkan San Marino dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2022.
Inggris vs San Marino dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa digelar di Stadion Wembley, Jumat (26/3/2021) dini hari WIB. Duel tersebut berakhir dengan skor 5-0 untuk kemenangan Inggris.
Gol-gol Inggris masing-masing dicetak oleh Ward-Prowse, Dominic Calvert-Lewin (2 gol), Raheem Sterling, serta pemain pengganti Ollie Watkins. Yang jadi menarik, Ollie Watkins mencetak gol perdana di laga debutnya.
Ollie Watkins baru pertama kali mendapatkan panggilan memperkuat Timnas Inggris di bawah asuhan Gareth Southgate. Kesempatan ini didapat setelah pemain 25 tahun itu tampil apik bersama Aston Villa.
Usai mencetak gol, Ollie Watkins pun mengaku senang dan sangat emosional. Ia sempat tak percaya bisa mencetak gol, sehingga seperti terbang ke bulan.
''Sangat sulit dipercata, tapi ini adalah momen yang saya mimpikan, jujur saja. Sepanjang hari di hotel saya berpikir: 'Saya ingin mendapatkan kesempatan bermain, menikmatinya, dan mencetak gol','' ujar Ollie Watkins, dilansir oleh situs resmi FA.
''Tapi, saya tidak tahu kalau itu akan langsung terjadi. Saya tak bisa berkata-kata, sulit untuk mendeskripsikannya dan saya seperti terbang ke bulan, jujur saja,'' tandasnya.
Lebih lanjut, Ollie Watkins mengaku sangat terhormat bisa membela Timnas Inggris. Lebih lagi ketika mengingat perjalanan kariernya di dunia sepak bola tidaklah mudah, sebab ia harus memulai dari klub Ligue 2 alias kasta keempat di Inggris bersama Brentford.
''Saya hanya merasa terhormat bahwa saya bisa masuk ke sini dan bermain untuk negara saya dengan para pemain ini. Dan saya bisa mencetak gol pada laga debut,'' pungkasnya.
Baca Juga: Spanyol Ditahan Imbang Yunani, Perasaan Luis Enrique Campur Aduk
Sementara itu, Timnas Inggris dijadwalkan akan melakoni dua laga dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022. Pekan depan, Harry Kane cs akan tandang ke markas Albania dan menjamu Polandia.
Berita Terkait
-
Mendominasi! 3 Klub Inggris Sukses Tembus Final Tiga Kompetisi Berbeda di Eropa
-
Freiburg Singkirkan Braga Dramatis, Tantang Aston Villa di Final Liga Europa
-
Aston Villa Hancurkan Nottingham Forest 4-0, Lolos ke Final Liga Europa
-
Bobby Moore: Legenda dan Kapten Ikonik Timnas Inggris di Piala Dunia
-
Profil Timnas Inggris: Misi Thomas Tuchel Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati