Suara.com - Seperti halnya Manchester United yang memiliki patung "United Trinity" di depan Old Trafford, sang tetangga Manchester City juga akan mengikuti jejak yang sama.
Pimpinan Manchester City, Khaldoon Al Mubarak mengungkapkan bahwa timnya akan membangun patung untuk menghormati Sergio Aguero, yang dipastikan hengkang dari Stadion Etihad akhir musim ini.
Aguero akan dibuatkan patung bersama dua mantan pemain Manchester City lainnya yang sudah dianggap sebagai legenda klub, yakni David Silva dan Vincent Kompany.
Rencananya, patung tiga sosok pemain vital dalam perjalanan Manchester City mengawali perjuangan menjadi klub besar Eropa, akan ditempatkan di Stadion Etihad.
Tak hanya itu, Sergio Aguero juga akan dibuatkan mosaik khusus dan permanen yang akan ditempatkan di gedung City Football Academy.
“Kontribusi Sergio untuk Manchester City selama 10 tahun terakhir tidak bisa dilebih-lebihkan," kata Al Mubarak dikutip laman resmi Man City, Selasa (30/3/3021).
"Legendanya akan terukir tak terhapuskan ke dalam ingatan semua orang yang mencintai Klub dan mungkin bahkan mereka yang hanya mencintai sepakbola," tambahnya.
Al Mubarak menolak untuk memberikan ucapan perpisahan kepada Aguero sekarang. Seiring dengan rencana pembuatan patung, momen paling tepat untuk mengiringi kepergian penyerang Argentina itu ada di akhir musim.
"Dengan senang hati saya mengumumkan bahwa kami akan menugaskan seorang seniman untuk membuat patung Sergio untuk tinggal di Etihad Stadium bersama yang sedang dibangun untuk Vincent dan David. Dan kami menantikan kesempatan untuk mengucapkan selamat tinggal kepada Sergio di akhir musim," kata Al Mubarak.
Baca Juga: Manchester City Incar Penyerang Southampton Sebagai Pengganti Sergio Aguero
Rencana Manchester City membangun tiga patung untuk legenda klub tak ubahnya seperti yang dilakukan Manchester United dengan membangun patung untuk George Best, Bobby Charlton, dan Denis Law di depan Old Trafford.
Best, Charlton, dan Law kerap disebut sebagai tiga pemain terbaik yang pernah di miliki Manchester United, di mana masing-masing dari mereka meraih trofi Ballon d'Or bergantian. Law pada 1964, Charlton pada 1966, dan Best pada 1968.
Tag
Berita Terkait
-
Aguero Hengkang, Manchester City Diminta Segera Beli Erling Haaland
-
Sergio Aguero Resmi Tinggalkan Manchester City di Akhir Musim Ini
-
Harry Kane Ragu dengan Masa Depannya di Tottenham Hotspur?
-
Aji Mumpung, Dortmund Patok Harga Erling Haaland Rp3 Triliun
-
Kualifikasi Piala Dunia: Fokus De Bruyne Terbagi Antara Belgia dan Man City
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
Terkini
-
FIFA Selidiki Dugaan Rasial Terhadap IShowSpeed di Piala Dunia 2026, Laga Argentina Jadi Sorotan
-
Persija Tawar Kontrak Fantastis Eks Bek Liga Champions Radovan Pankov, Klub Polandia Tak Berkutik
-
Kylian Mbappe Dijuluki 'Mobut' di Timnas Prancis, Apa Artinya?
-
Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Persija dan Persib Sumbang Paling Banyak
-
Wasit Argentina Pimpin Perancis vs Maroko, Les Bleus Tak Gentar Lawan Keputusan FIFA
-
Wasit Final Piala Dunia 2022 Bongkar Kesalahan VAR Anulir Gol Mesir ke Gawang Argentina
-
FIFA Disorot! Seluruh Ofisial Laga Prancis vs Maroko Berasal dari Argentina
-
Granit Xhaka Tak Takut Hadapi Lionel Messi, Swiss Siap Ukir Sejarah Kontra Argentina
-
Kasusnya Viral, Senator Paraguay Ancam Penjarakan Kylian Mbappe
-
Mesir Tuduh Piala Dunia Diseting untuk Argentina: Dunia Memang Tak Adil, Kenapa di Olahraga Juga?