Suara.com - Duel dua tim papan atas Liga Premier akan tersaji di King Power Stadium, Sabtu (3/4/2021) malam WIB, ketika Leicester City menjamu pemuncak klasemen sementara Liga Premier, Man City.
Sebagaimana diketahui, City saat ini merupakan kandidat terkuat untuk menjuarai Liga Premier musim ini. Tim besutan Josep Guardiola itu saat ini berada dipuncak dengan koleksi 71 poin.
Leicester yang mengantongi 56 poin dari 29 pertandingan berada di posisi tiga. Atau dengan kata lain, tertinggal 15 poin dari The Citizens.
Tertinggal jauh, tiga poin tetap menjadi krusial bagi The Foxes. Selain peluang juara masih terbuka mengingat masih memiliki sembilan pertandingan, tim besutan Brendan Rodgers punya kesempatan untuk mendongkel Manchester United dari posisi dua. United saat ini hanya unggul satu poin dari Leicester.
"Dalam pertandingan melawan Manchester City, selalu ada pola yang sangat jelas bagi mereka," kata Rodgers.
"Mereka benar-benar mendominasi bola. Mereka adalah tim yang luar biasa dalam permainan penentuan posisi dan tingkat teknis cara mereka bermain. Itu benar-benar membatasi Anda dalam waktu yang Anda miliki," sambungnya dikutip dari laman resmi klub, Kamis (1/4/2021).
"Rata-rata, tim mana pun akan memiliki antara 26 dan 36 persen penguasaan bola saat melawan mereka."
"Itu menunjukkan kepada Anda tingkat di mana mereka dapat mendominasi bola. Yang penting adalah bagaimana Anda menyerang."
"Tapi Anda harus melakukannya, ketika Anda memiliki bola, memanfaatkan ruang di sana dan bermain dengan kualitas. Kami mampu melakukannya di game pertama. Kami, tentu saja, tidak memiliki banyak bola, tapi ketika kami memilikinya, kami bermain, dan kami benar-benar bagus."
Baca Juga: Jadwal Bola Malam Ini, 3-4 April: Liga Inggris, La Liga, hingga Serie A
"Selain itu, Anda harus mampu bertahan dengan sangat, sangat baik. Mereka tim yang luar biasa. Mereka bermain di level yang sangat konsisten."
Di pertemuan pertama musim ini di Etihad Stadium pada 27 September 2020, Leicester berhasil menundukkan City. Ketika itu, The Citizens dipermalukan di kandang sendiri dengan skor 2-5.
Hasil tersebut tentunya menjadi modal penting bagi Jamie Vardy dan kawan-kawan dalam menghadapi City di King Power Stadium pekan ini.
"Selalu menjadi tantangan besar dan ujian nyata untuk bermain melawan Manchester City. Mereka adalah tim kelas atas, tetapi setiap tim memiliki area di mana Anda dapat memanfaatkannya. Ini adalah jenis permainan yang berbeda dengan apa yang kami lakukan."
"Seperti yang kami tunjukkan di game pertama, kami masih bisa bermain ke level tinggi dan menjadi sangat efektif dalam game."
Berita Terkait
-
Peta Peluang Lolos 16 Besar Liga Champions: Nasib Chelsea, Liverpool, Man City, dan Barcelona
-
Klasemen Liga Inggris Pekan 22: Arsenal Kokoh di Puncak Usai Man City dan Aston Villa Tumbang
-
Bertahan Dulu di Crystal Palace, Marc Guehi Bimbang Pilih Arsenal atau Liverpool
-
Negara yang Diperkuat Gelandang Leicester City Ajak Timnas Indonesia Tanding di FIFA Matchday
-
Jarak Makin Lebar, Bintang Keturunan Indonesia Yakin Man City Masih Bisa Jegal Arsenal
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Badai Cedera Manchester United: Perkembangan Pemulihan Matthijs de Ligt Berjalan Lambat
-
Dulu Bikin Gol Cantik ke Gawang Jepang, Pemain Keturunan Ini Malah Tak Bisa Dinaturalisasi PSSI
-
Detik-detik Menegangkan Lionel Messi Tersungkur Diterjang Fans dan Sekuriti di Puerto Rico
-
Pascal Struijk Lebih Pilih Inggris Ketimbang Timnas Indonesia Andai Gagal Bela Belanda
-
Jepang Dilarang Iri, Timnas Indonesia Lebih Hebat dari Raksasa Asia dalam Aspek Ini
-
Efek Maarten Paes? Ajax Suguhkan Kuliner Khas Indonesia saat Makan Siang, Ada Rendang hingga Soto
-
Eks Klub Justin Hubner Menggila, Jaga Asa Bertahan di Premier League usai Bungkam Aston Villa
-
Cerita Wayne Rooney: Lagi Kesal dengan Sir Alex Eh Lihat Kelakuan Anomali Diego Maradona
-
Derby Pemain Keturunan Indonesia di 16 Besar Europa League, Calvin Verdonk On Fire
-
3 Wakil Inggris vs 3 Klub Laliga, Siapa Lolos ke Perempatfinal Liga Champions?