Suara.com - Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Mauricio Pochettino, tidak akan bersantai ria ketika menjamu Bayern Munich pada leg kedua perempat final Liga Champions di Parc des Prince, Rabu (14/4/2021). Meski sudah unggul agregat 3-2, PSG tetap mengincar kemenangan.
PSG menang di Allianz Arena sepekan lalu setelah mampu mengkonversi tiga dari enam percobaan tembakan mereka, yang secara statistik 25 kali lebih sedikit dibandingkan Bayern.
Ketimpangan efisiensi serangan itu, diyakini Pochettino tidak akan mengubah preferensi permainan Bayern ketika menyambangi Parc des Princes, sebagaimana ia sendiri bakal menjaga gaya Les Parisiens.
"Sepak bola adalah sebuah permainan dan kita lihat nanti siapa yang lebih sukses mengimplementasikan idenya," kata Pochettino sebagaimana dikutip dari laman resmi PSG, Selasa (13/4/2021).
Pochettino mengakui dengan rekam jejak memenangi enam trofi dalam setahun terakhir, Bayern tetap lah kubu yang akan diunggulkan untuk pertandingan besok.
Bekal hasil leg pertama membuat PSG berada dalam posisi yang diuntungkan, yakni cuma butuh hasil imbang untuk lolos, tetapi Pochettino menegaskan timnya akan tetap memburu kemenangan.
"Bayern tim terbaik di Eropa dan kami harus menghormati mereka. Kami cukup percaya diri dengan keadaan sekarang, tapi rasanya kami harus mencari cara memenangkan pertandingan demi memastikan kelolosan," katanya.
"Bayern tim jawara, punya enam trofi, jelas mereka diunggulkan. Tapi kami ingin memenangi pertandingan ini. Untuk klub kami, bisa mencapai semifinal adalah sebuah capaian besar," pungkas Pochettino.
Pochettino menyatakan Marquinhos, yang mencetak gol tapi cedera di leg pertama, berkesempatan masuk skuad pertandingan besok tetapi dipastikan tidak akan turun sejak awal.
Baca Juga: PSG Vs Bayern Munich: Hansi Flick Ingin Ciptakan Kejutan Kecil di Paris
Mantan pelatih Tottenham Hotspur itu juga belum mengambil keputusan terkait kondisi Marco Verratti, Alessandro Florenzi dan Moise Kean, tetapi Mauro Icardi dipastikan tak akan ambil bagian. (Antara)
Berita Terkait
-
Amerika Serikat Dibantai Belgia meski 'Dibantu' FIFA, Pochettino: Kami Harus Belajar
-
Gemilang Bareng Maroko di Piala Dunia 2026, Ismael Saibari Direkrut Bayern Munchen Rp950 Miliar!
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Pochettino Puas AS Kalahkan Australia, Sebut Timnya Dominan di Piala Dunia 2026
-
10 Pelatih Piala Dunia 2026 dengan Gaji Selangit: Ancelotti Termahal, Scaloni Tak Masuk
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Minat Beli Logam Mulia Turun, Harga Patokan Ekspor Emas Jadi Merosot
-
Eksodus Besar-besaran! Daftar 13 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia 'Turun Kasta' ke Super League
-
Masih Disidik Kejagung, Motor Listrik Rp243,9 Miliar Milik BGN Belum Dicatat sebagai Aset
-
BRI Situbondo Tegaskan Dukung Penuh Kejari Usut Kasus Fraud Eks Pegawai
-
Satu Remaja Dirudapaksa 27 Orang di Sampang, Alarm Keras Gagalnya Sistem Perlindungan Anak
-
Awas Skema Pinjol Tadpole, Bunga Harian Bisa Capai 10%
-
Sinopsis Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis, Saat Ari Irham Merasa Tak Pernah Cukup di Mata sang Ibu
-
Film Horor Tanpa Teror Hantu, Juminten Edan Buktikan Ketakutan Sesungguhnya Ada pada Manusia
-
38 Orang Tewas di Timur Tengah Sejak Gencatan Senjata AS - Iran, Tapi Sekarang Perang Lagi
-
Polda Metro Akui Febrie Adriansyah Belum Diperiksa sebelum Ditetapkan Tersangka