Wakil ketua eksekutif Manchester United Ed Woodward, yang terlibat dalam diskusi Liga Super, telah mengumumkan akan mundur dari perannya pada akhir 2021.
Para Pemain Ikut Menolak
Para pemain terkemuka di beberapa dari enam klub mengisyaratkan ketidaksetujuan mereka terhadap liga yang memisahkan diri.
Kapten Liverpool Jordan Henderson mengatakan di media sosial "Posisi kolektif" timnya adalah mereka tidak ingin Liga Super berlangsung.
"Kami tidak menyukainya dan kami tidak ingin itu terjadi," bunyi pesan yang juga diposting oleh banyak rekan pemain Liverpool.
Setelah City mengonfirmasi pengunduran diri mereka, pemain sayap Inggris Raheem Sterling memposting: "Oke, selamat tinggal."
Demi mencegah ancaman Liga Super Eropa, UEFA tengah menyusun format baru Liga Champions dengan 36 tim baru, yang disepakati pada hari Senin.
Dalam mengumumkan proposal mereka untuk Liga Super yang pada akhirnya akan terdiri dari 20 tim, kelompok 12 klub itu mengatakan reformasi tidak berjalan cukup jauh.
Presiden Real Madrid Florentino Perez, yang ditunjuk sebagai ketua ESL, mengatakan kompetisi itu dibuat "untuk menyelamatkan sepak bola" karena kaum muda "tidak lagi tertarik" pada permainan karena "banyak permainan berkualitas buruk".
Baca Juga: Hasil Liga Inggris: Chelsea Ditahan Imbang Brighton 0-0
Tak satu pun dari tim Spanyol dan Italia yang merilis pernyataan setelah enam tim Liga Premier mundur.
Bagaimana Tanggapan Klub?
Dewan Arsenal mengatakan mereka tidak berniat untuk "menyebabkan kesusahan" dan bahwa mereka bergabung dengan Liga Super karena mereka "tidak ingin tertinggal" dan ingin memastikan masa depan klub.
"Tujuan kami selalu membuat keputusan yang tepat untuk klub sepak bola hebat ini, untuk melindunginya untuk masa depan dan membawa kami maju," tambah mereka.
"Kami tidak membuat keputusan yang tepat di sini, yang kami terima sepenuhnya."
Manchester United mengatakan bahwa mereka "tetap berkomitmen untuk bekerja dengan orang lain di seluruh komunitas sepak bola untuk menghasilkan solusi berkelanjutan untuk tantangan jangka panjang yang dihadapi permainan".
Berita Terkait
-
Hasil Liga Inggris: Chelsea Ditahan Imbang Brighton 0-0
-
Susul Chelsea, Manchester City Angkat Kaki dari European Super League
-
Buntut Polemik European Super League, Ed Woodward Tinggalkan Man United
-
Dihujat, Chelsea Bersiap Tinggalkan European Super League
-
Enggan Komentari ESL, Pioli Pilih Fokus ke Laga AC Milan Vs Sassuolo
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati