Suara.com - Torino mengirim Parma terdegradasi ke Serie B seusai mengalahkan tamunya itu dengan skor tipis 1-0 dalam laga pekan ke-34 Liga Italia di Stadion Olimpico Grande, Senin waktu setempat atau Selasa (4/5/2021) dini hari WIB.
Hasil itu membuat Parma yang berada di posisi ke-19 klasemen, gagal menambah raihan 20 poin yang mereka miliki.
Dengan musim menyisakan empat pertandingan lagi, Parma hanya bisa meraih total poin maksimal 32 poin, setara dengan Cagliari yang berada di posisi ke-17.
Namun catatan head-to-head kedua tim akan memaksa Parma berada di bawah Cagliari, bila mana mereka berakhir dengan poin yang sama di akhir musim.
Parma jadi tim kedua yang terdegradasi, setelah tim juru kunci klasemen Crotone yang dikalahkan Inter Milan pada Sabtu (1/5) kemarin.
Kendati mengawali pertandingan dengan relatif baik, peluang pertama Parma pada menit ketiga gagal diselesaikan oleh Alberto Grassi yang sundulannya melenceng dari sasaran.
Setelah banyak peluang Parma terbuang, Torino nyaris memimpin pada menit ke-24 jika saja tembakan kaki kiri Cristian Ansaldi tak menghantam mistar gawang.
Babak pertama berakhir nirgol dan pada menit ke-63 Mergim Vojvoda akhirnya memecahkan kebuntuan dengan sontekan jarak dekatnya menyelesaikan umpan kiriman Ansaldi untuk membawa Torino memimpin.
Keunggulan itu hampir digandakan oleh Andrea Belotti pada menit ke-74, sayang tembakan Andrea Belotti dari tengah kotak penalti masih membentur tiang gawang.
Baca Juga: Sudah Amankan Scudetto, Conte Tetap Ingin Inter Permalukan Juve pada 15 Mei
Pada menit pertama injury time, harapan Parma untuk menjaga peluang bertahan di Serie A raib ketika Giuseppe Pezzella melepaskan tembakan yang terlalu tinggi dari sisi kiri kotak penalti.
Bagi Torino, kemenangan kali ini membuat mereka naik ke urutan ke-15 dengan raihan 34 poin dan menambah jarak aman dari zona merah jadi tiga poin, demikian catatan laman resmi Liga Italia.
Pada pertandingan selanjutnya, kedua tim akan bermain pada Minggu (9/5), saat Parma menjamu Atalanta di Ennio Tardini dan Torino melawat ke Marc'Antonio Bentegodi menghadapi Verona.
Berita Terkait
-
Sudah Amankan Scudetto, Conte Tetap Ingin Inter Permalukan Juve pada 15 Mei
-
Sportif! AC Milan Beri Selamat kepada Inter yang Raih Scudetto
-
Ribuan Fans Inter Padati Kota Milan Rayakan Scudetto ke-19
-
Hits Bola: Rans Cilegon FC Dihajar Persita, Hamka Hamzah: Kami Baru Latihan
-
Bawa Inter Milan Raih Scudetto, Antonio Conte Sangat Bahagia
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Gagal Juara Usai Kalah Head to Head dengan Persib, Kiper Borneo FC Tetap Bangga
-
Keajaiban Como 1907: Tim Berisi Remaja yang Dibawa Fabregas ke Liga Champions
-
Isu Jadi Pelatih Italia, Antonio Conte Sentil Finansial FIGC: Sanggup Bayar Gaji Guardiola?
-
Isak Tangis Mohamed Salah: Ungkap Perasaan Mendalam Setelah Resmi Tinggalkan Liverpool
-
Liverpool Terlempar dari Empat Besar, Arne Slot Kambinghitamkan Badai Cedera
-
Egy Maulana Vikri Kecewa Dengan Penampilannya Musim Ini, Kenapa?
-
Lionel Messi Alami Masalah Paha Jelang Piala Dunia 2026
-
11 Pemain Premier League Tidak Masuk Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026
-
Thom Haye Sindir Pelatih Borneo FC Usai Keluhkan Aruran Head to Head
-
Antusiasme Dukungan Bobotoh Bikin Eliano Reijnders Geleng-geleng Kepala