Suara.com - Lolosnya Manchester City ke final Liga Champions turut mengantar Pep Guardiola memecahkan rekor pribadi. Ini jadi kesempatan pertama bagi Guardiola untuk tampil di partai puncak setelah 10 tahun lalu.
Manchester City berhak ke final usai menundukkan Paris Saint-Germain. The Citizens menang dengan agregat 4-1 usai menang di dua leg semifinal, masing-masing 2-1 dan 2-0.
Adalah Riyad Mahrez yang jadi bintang kesuksesan Manchester City. Ia mencetak gol kemenangan di Parc des Princes, dan memborong dua gol di Etihad.
Manchester City ke final Liga Champions jadi sejarah. Ini merupakan penampilan pertama klub setelah selalu gagal babak di babak perempatfinal.
Bagi Guradiola, tampil di final Liga Champions juga jadi kesempatan pertama sejak 10 tahun lalu. Pelatih asal Spanyol itu terakhir kali ke final pada 2010/2011, saat mengantar Barcelona juara dengan mengalahkan Manchester United 3-1.
Setelah itu Guardiola selalu gagal di babak semifinal Liga Champions pada musim 2012 sampai 2015. Kala itu ia jadi pelatih Barcelona hingga Bayern Munich.
Sementara itu, Guardiola menegaskan bahwa lolos ke final buah kerja keras semua pemain Manchester City. Lebih lagi mereka sudah berjuang bersama selama kurang lebih 4-5 tahun terakhir.
"Kami berjuang bersama dan sekarang ada di final Liga Champions, sungguh itu kalimat yang indah," kata Guardiola selepas laga kepada BT Sport.
"Bisa mencapai final sekarang, membuat semua yang kami lakukan dalam 4-5 tahun terakhir menjadi masuk akal. Setiap hari para pemain ini selalu konsisten bekerja keras dan itu sungguh mengesankan," pungkas Pep Guardiola.
Baca Juga: Kalahkan PSG, Manchester City Pertama Kalinya Lolos ke Final Liga Champions
Tag
Berita Terkait
-
Clarence Seedorf Sebut Arsenal 'Tim Juara' usai Tembus Final Liga Champions
-
Jeremy Doku Tegaskan Manchester City Belum Menyerah Kejar Gelar
-
Diego Simeone Terima Atletico Tersingkir di Liga Champions: Nggak Ada Alasan
-
Kata-kata Mikel Arteta, Bukayo Saka Menjadi Pahlawan Emirates Stadium
-
Gagal ke Final, Diego Simeone Beberkan Dua Alasan Kekalahan Atletico Madrid dari Arsenal
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Tayo Adaramola Dapat Panggilan Perdana Timnas Republik Irlandia
-
Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Ini Alasan Laga Digelar 1.000 Km dari Jakarta
-
Casemiro Berpotensi Gabung Inter Miami
-
Clarence Seedorf Sebut Arsenal 'Tim Juara' usai Tembus Final Liga Champions
-
Jeremy Doku Tegaskan Manchester City Belum Menyerah Kejar Gelar
-
Kurniawan Ingatkan Timnas Indonesia U-17 untuk Rayakan Kemenangan Secukupnya
-
Timnas Indonesia U-17 Selamatkan Wajah ASEAN, Menang Dramatis di Piala Asia U-17 2026
-
Menanti Cukup Lama, Persipura Siap Habis-habisan Demi Comeback ke Kasta Tertinggi
-
BREAKING NEWS! Persija Jakarta vs Persib Bandung Dipindah ke Samarinda, Jakarta Tak Dapat Izin
-
Profil Timnas Jerman: Tenaga Muda Der Panzer Siap Jadi Penantang Gelar Juara Piala Dunia 2026