Suara.com - PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator kompetisi berencana menggelar Liga 2 2021 dengan format empat grup, dengan liga akan berlangsung selama enam bulan.
Kompetisi sepakbola kasta kedua di Indonesia itu rencananya digelar dua pekan setelah dimulainya Liga 1, yakni pada awal Juli nanti.
Saat ini, PT LIB masih mematangkan format musim anyar Liga 2 yang akan diikuti oleh 24 tim tersebut.
Persis Solo menjadi salah satu tim yang akan bertarung di ajang tersebut. Begitu menggeliat di bursa transfer, klub milik Kaesang Pangarep itu memang diprediksi menjadi salah satu tim yang diperhitungkan di Liga 2 2021 bersama Sriwijaya FC, PSMS Medan, Semen Padang, RANS Cilegon FC, Dewa United, serta PSIM Yogyakarta.
Press Officer Persis Solo, Bryan Barcelona mengaku belum mengetahui kepastian jadwal kompetisi sejauh ini. Pihaknya juga belum mendapat kabar ihwal format kompetisi yang bakal diberlakukan.
"Namun, sudah ada komunikasi dengan PSSI untuk menyiapkan hal-hal administratif seperti pendaftaran pemain," katar Bryan kepada Solopos.com --jaringan Suara.com.
Ihwal kompetisi, Direktur Utama (Dirut) PT LIB, Akhmad Hadian Lukita mengatakan operator akan melakukan drawing untuk pembagian empat grup di fase awal.
Menurut Akhmad, durasi kompetisi bisa sekitar enam bulan mengingat potensi jumlah pertandingan yang cukup banyak. "Namun ini masih rancangan, belum ditetapkan PSSI," tuturnya.
Pada Liga 2 2019, operator masih memberlakukan kompetisi dengan format dua wilayah. Pembagian empat grup dengan sistem home tournament pun menjadi salah satu bagian adaptasi terhadap pandemi COVID-19.
Baca Juga: Persebaya Jalani Latihan Terakhir, Nasib Dua Pemain Trial Ditentukan
Format tersebut dinilai PT LIB lebih pas diterapkan di masa pandemi karena pertandingan hanya terpusat di empat daerah.
Dari aspek infrastruktur, format itu juga dinilai menguntungkan mengingat tidak semua klub Liga 2 punya stadion yang memadai.
"Tantangannya bagaimana menyelenggarakan pertandingan yang lebih berkualitas. Kebanyakan infrastruktur stadion Liga 2 belum bisa disesuaikan dengan protokol kesehatan," tukas Akhmad.
Berita Terkait
-
League Cup Jadi Senjata Baru Pertemukan Klub Super League dan Championship
-
Sosok Penting Persija Jakarta Cabut Gabung Persis Solo
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Eks Striker Persib Bandung dan Persis Solo Tampil di Piala Dunia 2026
-
Persis Solo Turun Kasta, Komisaris Klub Minta Suporter Tenang: Manajemen Sedang Bergerak!
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Iran Gugat FIFA! Protes Aturan Diskriminatif yang Rugikan Tim di Piala Dunia 2026
-
Haiti Jadi Negara Pertama yang Angkat Koper dari Piala Dunia 2026 Usai Digilas Timnas Brasil
-
Sejarah Baru! Brasil Salip Jerman Jadi Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia Usai Lumat Haiti 3-0
-
Fakta Gila Maroko vs Skotlandia: Ismael Saibari Samai Rekor Mo Salah di Piala Dunia 2026
-
Hasil Piala Dunia 2026: Brasil Ngamuk Hajar Haiti 3-0, Matheus Cunha Cetak Dua Gol
-
Gol Kilat Ismael Saibari Bawa Maroko Tundukkan Skotlandia, Selangkah Lagi Lolos ke 32 Besar
-
Pelatih Pantai Gading Peringatkan Jerman: Kami Datang untuk Menang!
-
Herve Renard: Saya Bukan Penyihir
-
Bek Amerika Serikat Emosional Cetak Gol Piala Dunia, Kenang Jejak Sang Ayah di Seattle
-
Weston McKennie Terkesima dengan Suporter usai Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026