Suara.com - Kiper gaek Juventus, Gianluigi Buffon bakal meninggalkan Bianconeri untuk kedua kalinya. Kiper 43 tahun itu mengonfirmasi tidak memperpanjang kontraknya dan akan cabut akhir musim ini.
Buffon, yang praktis hanya jadi pelapis bagi kiper utama Juventus Wojciech Szczesny dalam dua musim terakhir, menyebut kepergiannya nanti sebagai "akhir dari sebuah siklus".
Buffon comeback ke Turin pada 2019 setelah menghabiskan satu musim bersama Paris Saint-Germain. Namun, dengan kontraknya yang akan berakhir pada Juni mendatang, eks kiper Timnas Italia itu merasa sudah waktunya berpisah dengan Juve.
"Masa depan saya jelas dan pasti. Pengalaman yang indah dan sangat panjang dengan Juve akan berakhir akhir musim ini,," beber Buffon kepada beIN Sports, yang dilansir Tribal Football, Selasa (11/5/2021).
"Entah saya akan berhenti bermain, atau jika saya menemukan situasi yang memotivasi saya untuk terus bermain atau merasakan pengalaman hidup yang berbeda, saya akan mempertimbangkannya," sambung mantan kiper Parma itu.
"Saya merasa sudah memberikan segalanya bagi Juve, dalam dua periode. Saya telah menerima segalanya dan lebih dari ini, tidak ada lagi. Saya tidak bisa berharap lebih dari ini lagi," tutur Buffon.
"Ini akhir dari sebuah siklus," tukasnya.
Akhir dari sebuah siklus yang dimaksud Buffon sendiri adalah kegagalan Juventus mempertahankan Scudetto alias gelar juara Liga Italia Serie A.
Scudetto musim ini disabet Inter Milan usai bertahun-tahun didominasi Juventus, dan Bianconeri kini juga malah terancam lolos ke Liga Champions musim depan karena masih terdampar di peringkat kelima klasemen Liga Italia 2020/2021 menuju akhir musim.
Baca Juga: Andrea Pirlo Angkat Kaki, Zinedine Zidane Pimpin Juventus Musim Depan
"Kami kekurangan kontinuitas. Pada akhirnya, dalam pertandingan kami melawan lima atau enam tim besar, kami sering menang. Kami terkadang imbang dan kalah," ucapnya.
"Tapi itu selalu menjadi pertandingan di mana kami main bagus. Sebaliknya, kami kehilangan poin-poin bodoh lawan tim-tim kecil. Ini berarti tim tidak berkembang secara karakterm" tukas Buffon.
Buffon gabung dengan Juventus pada 2001 silam dari Parma dengan nilai transfer gila-gilaan kala itu, yakni 52 juta euro yang memecahkan rekor kiper termahal dunia. Kiper yang akrab disapa Gigi itu menghabiskan 17 tahun di Turin.
Buffon lantas sempat meninggalkan Juve untuk bergabung dengan Paris Saint-Germain secara gratis pada musim panas 2018, di mana ia memenangkan gelar Ligue 1 Prancis, sebelum kembali ke Juventus Stadium pada 2019.
Berita Terkait
-
Aston Villa Bidik Kiper Timnas Jepang untuk Gantikan Emil Martinez
-
Berstatus Bebas Transfer, Juventus Pertimbangkan Rekrut John Stones
-
Juventus Berhasrat Boyong Rekan Duet Jay Idzes
-
Juventus Masih Negosiasi dengan Aston Villa untuk Datangkan Emiliano Martinez
-
Juventus Siap Lepas Andrea Cambiaso, Chelsea dan Barcelona Siaga
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri
-
Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti
-
Video Pemain Hampir Baku Pukul di Sesi Latihan, Pelatih Panama: Itu Normal
-
Viral! Fans Seksi Panama Jacky Guzman Ramal Timnya Kalahkan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Video Viral Momen Memalukan Leon Goretzka Usai Jerman Dipecundangi Ekuador
-
Ritual Tanda Salib Lionel Scaloni dan Alasan Ogah Rayakan Gol Argentina
-
Iran vs Everybody di Piala Dunia 2026, Mehdi Taremi: Infantino Omong Kosong, FIFA Tak Adil
-
Kabar Duka! Wonderkid Venezuela Ditemukan Tewas di Tengah Reruntuhan Gempa
-
Hasil MLSC All-Stars 2026: Lewat Duel Sengit, Kudus Melaju ke Final Usai Taklukkan Surabaya
-
Heboh Video Kylian Mbappe Nyuruh Wasit Kasih Ban Kapten Tchouameni, Ternyata Ini Alasannya