Suara.com - Peluang Barcelona untuk menjuarai La Liga musim ini sudah tertutup, dan mantan pemain Los Cules Hristo Stoichkov menuding Antoine Griezmann sebagai biang keladi.
Sebagaimana diketahui, di jornada 37, Barcelona menjamu Celta Vigo. Di laga tersebut, Lionel Messi dan kawan-kawan tumbang dengan skor 2-1.
Di laga itu, Barcelona sempat memimpin lewat gol Messi di menit 28. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama, Santi Mina menyeimbangkan papan skor menjadi 1-1 di menit 38.
Di menit 89 babak kedua, Santi Mina kembali mencetak gol keduanya sekaligus mengunci kemenangan tim tamu 1-2.
Gagal mendulang poin, Barcelona saat ini masih bertahan di posisi tiga klasemen dengan 76 poin dari 37 pertandingan. Barcelona saat ini tertinggal lima poin dari Real Madrid dan tujuh poin dari Atletico.
Dengan kata lain, dengan satu pertandingan tersisa, Messi cs sudah tidak mungkin mengejar poin Madrid dan Atletico, serta harus menerima kenyataan persaingan gelar menjadi milik dua rivalnya tersebut.
Usai kekalahan Barcelona dari Celta di Camp Nou, pelatih Azulgrana Ronald Koeman dihujani kritik. Pelatih asal Belanda itu dituding sebagai penyebab kegagalan Barcelona di ajang La Liga musim ini.
Stoichkov tidak menampik jika Koeman memang harus menanggung beban dari kegagalan Messi cs. Akan tetapi menurut Stoichkov, Griezmann juga harus berbagi beban yang kini ada di pundak Koeman.
Karena Griezmann, menurut Stoichkov, gagal menunjukkan kemampuannya ketika sangat dibutuhkan oleh Koeman dan Barcelona.
Baca Juga: Lee Jae-hong Belum Puas dengan Perkembangan Fisik Pemain Timnas Indonesia
"Sekarang semua orang mengatakan 'Koeman, ini Koeman'. Tapi (menurut saya) itu bukan sepenuhnya salah Koeman," kata Stoichkov yang dikutip Marca, Selasa (18/5/2021).
"Ada 11 [pemain] yang bermain, dan di Barcelona ini bukan tentang bagaimana Anda bermain melawan tim seperti itu [tim papan tengah, seperti Celta] ... Karena Griezmann, dia bahkan belum mencetak gol melawan Liverpool, Juventus, PSG, Real Madrid atau Atletico, dan dia menghabiskan banyak uang."
Apa yang dikatakan Stoichkov mungkin tidak berlebihan jika kita melihat catatan Griezmann sejak merapat ke Barcelona pada musim panas 2019.
Sejauh ini Griezmann sudah mencetak 34 gol, dan gol-gol tersebut tercipta ketika Barcelona menghadapi tim-tim papan tengah dan papan bawah La Liga seperti Eibar dan Getafe.
Namun ketika Barcelona menghadapi tim-tim besar di Spanyol dan Eropa, Griezmann kerap mandul. Kecuali di ajang Piala Super Spanyol tahun 2020 ketika dia mencetak gol melawan Atletico.
Sayangnya di pertandingan tersebut Barcelona 3-2 dan gagal memboyong trofi.
Dua tahun berseragam Barcelona, Griezmann baru satu kali mengangkat trofi. Yaitu trofi Piala Raja musim ini, yang dimenangkan di bawah komando Ronald Koeman.
Berita Terkait
-
3 Wakil Inggris vs 3 Klub Laliga, Siapa Lolos ke Perempatfinal Liga Champions?
-
Cristiano Ronaldo Jadi Pemilik Almeria, Lionel Messi Lebih Dulu Beli Saham Klub Ini
-
Frenkie de Jong Cedera Hamstring, Harus Absen 6 Minggu
-
Ronald Koeman Jr Akhirnya Bahas Rumor ke Persib Bandung: Saya Terbuka, tapi...
-
Lionel Messi Menyesal Tak Belajar Bahasa Inggris Sejak Kecil
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Pelatih Almeria Ingin Rekrut Cristiano Ronaldo
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras
-
Jay Idzes Bongkar Fanatisme Suporter Timnas Indonesia, Jadi Energi Tambahan