Suara.com - Sami Khedira akhirnya memutuskan untuk gantung sepatu alias pensiun sebagai pesepakbola profesional pada akhir musim ini.
Khedira mengumumkan keputusannya tersebut melalui akun Instagram pribadinya hari ini. Mantan gelandang tengah Timnas Jerman itu resmi pensiun pada usia 34 tahun.
Serangkaian cedera kerap kali mengganggu karier Khedira, terutama beberapa tahun terakhir ini, tetapi ia telah meraih berbagai gelar di level klub maupun internasional. Puncaknya, ia berhasil menjuarai Piala Dunia 2014 di Brasil.
Hertha Berlin menjadi klub terakhir yang dibela Khedira. Melalui akun Instagramnya, Khedira akan memainkan laga terakhir dalam kariernya pada akhir pekan ini, ketika Hertha bertemu Hoffenheim dalam rangkaian spieltag pamungkas Bundesliga Jerman 2020/2021.
Khedira telah berpetualang ke klub-klub raksasa Eropa selama kariernya seperti Real Madrid dan Juventus, serta tim yang mengorbitkan namanya, VfB Stuttgart. Ia menyabet gelar Bundesliga, Liga Spanyol dan juga Liga Italia bersama tiga klub tersebut.
Khedira juga sukses menjuarai Liga Champions ketika masih membela Real Madrid pada musim 2013/2014, disambung dengan Piala Super Eropa serta Piala Dunia Antarklub 2014.
Khedira dikenal sebagai gelandang tengah yang mampu menjaga keseimbangan tim untuk bertahan dan menyerang.
Ia bermain penuh energi dan pintar membaca permainan. Namun, cedera mulai mengganggu perjalanan kariernya sejak gabung Juventus.
Gabung klub Kota Turin itu pada 2015, Khedira meneken kontrak baru pada 2018, tetapi ia tidak bisa memaksimalkan kontribusinya karena cedera dan didiagnosa memiliki kelainan detak jantung.
Baca Juga: Belum Menyerah, Arsenal Bertekad Tampil di Liga Baru UEFA Musim Depan
Pada Februari 2021, setelah dilepas Juventus, Khedira kemudian gabung Hertha dengan status free agent. Klub Bundesliga itu pun jadi klub terakhir dalam kariernya sebagai pesepakbola profesional.
Berita Terkait
-
Jerman Pertimbangkan Boikot Piala Dunia 2026 Imbas Ancaman Donald Trump soal Greenland
-
Mauricio Souza Tanggapi Rumor Persija Jakarta Hadapi Hertha Berlin Saat Perayaan Ulang Tahun Jakarta
-
Lothar Matthaus: Jamal Musiala dan Wirtz Kunci Kebangkitan Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
-
HUT Jakarta ke-500, Persija Bakal Hadapi Juara Bundesliga
-
Gelandang Inter Pilih Kejar Scudetto daripada Mimpi ke Piala Dunia 2026
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
Terkini
-
Luke Vickery Skiip, Jordi Whermann Jadi Pemain Pertama yang Dinaturalisasi di Era John Herdman?
-
Rachmat Irianto Dipuji Mirip Maradona, Comeback ke Timnas Indonesia?
-
Barcelona vs Copenhagen: Misi Blaugrana Jaga Rekor Unbeaten Lawan Wakil Denmark di Camp Nou
-
Kata-kata Harapan Tinggi Bojan Hodak Soal Kualitas Kurzawa dan Potensi Dion Markx di Persib Bandung
-
2 Faktor yang Bikin Timnas Indonesia Bisa Lolos Piala Dunia 2030 di Tangan John Herdman
-
Momen Asyik Ngobrol denggan Jay Idzes, Emil Audero Ditinggal Bus Cremonese?
-
Sembuh dari Cedera, Maarten Paes Masih Jadi Cadangan Mati di FC Dallas
-
Pemain Naturalisasi Ramai Hijrah ke Liga Lokal, Siapa Saja yang Masih Konsisten Main di Luar?
-
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Bayern Munich: Misi Bangkit Die Roten
-
Marselino Ferdinan Pamer Bekas Jahitan Operasi