Suara.com - Syamsir Alam baru-baru ini mengungkapkan perasaannya usai kembali terjun ke lapangan hijau dengan gabung Rans Cilegon FC. Ia mengaku sangat senang, terlebih jika mengingat perjuangan sang ayah saat mengantarkannya berlatih.
Perasaan bangga tersebut Syamsir Alam ucapkan dalam sesi wawancara di kanal Youtube COO Rans Cilegon FC, Darius Sinathrya. Video tersebut tayang pada Jumat (21/5/2021) lalu.
''Sebenarnya berat memulai latihan setelah lima tahun tidak pernah latihan rutin. Tapi terasa ringan karena tim ini terasa seperti keluarga. Semuanya mendukung saya, mulai dari junior, senior, hingga pengurus, jadi saya melakukannya dengan enteng,'' ujar Syamsir Alam.
''Tantangan terberat adalah diri sendiri. Saya harus menjadi lebih baik dari sebelumnya. Kalau bisa Syamsir yang di Uruguay sudah tidak ada, saya mau yang lebih baik lagi,'' imbuhnya.
Lebih lanjut, Syamsir Alam punya target jangka panjang setelah gabung Rans Cilegon FC. Ia brharap bisa tampil maksimal dan kembali dipanggil untuk gabung Timnas Indonesia.
''Kita nggak pernah tahu rezeki ya. Bisa main setahun dua tahun, tiba-tiba dipanggil TC timnas tentu akan jadi pencapaian hidup yang luar biasa,'' kata pemain 28 tahun itu.
Syamsir Alam kemudian bersyukur sekali ada klub seperti Rans Cilegon FC yang begitu percaya dengan dirinya. Bahkan memberikan kesempatan untuk kembali unjuk gigi dalam bermain bola.
''Ini jadi kesempatan kedua, karena sama sekali tidak pernah terpikirkan ada tim seperti ini. Yang mau ngajak, membantu, dan memberikan kesempatan, sebelumnya nggak ada tim seperti ini,'' ujarnya.
''Bahkan menurut bapak saya yang dari kecil nganter main bola dan ngiketin tali sepatu, dia bangganya luar biasa mendengar saya main bola lagi. Berbeda dari karier saat masuk intertain, kayak kurang,'' tandasnya.
Baca Juga: Resmi, Persis Solo Rekrut Pemain Jebolan Feyenoord Yussa Nugraha
''Dia sangat bahagia ketika saya main bola lagi. Bahkan sering tanya 'jerseynya udah jadi belum, saya mau pakai'. Jadi itu motivasi yang luar biasa,'' lanjutnya.
Sebagai informasi, Syamsir Alam sempat memutuskan pensiun dini dari dunia sepak bola pada usia 24 tahun. Padahal dahulu ia digadang-gadang jadi striker masa depan Timnas Indonesia.
Syamsir Alam sejatinya sudah memulai kariernya dengan baik. Pemain 28 tahun itu bahkan tercatat pernah membela timnas mulai kategori U-14, U-19, hingga naik ke U-23.
Sejak muda, Syamsir alam bahkan sudah menimba ilmu sepak bola di luar Indonesia. Ia tergabung dalam program yang digelar PSSI, yakni Sociedad Anonima Deportiva (SAD) di Uruguay selama empat tahun.
Setelah itu Syamsir Alam memulai peruntungannya di Eropa dengan gabung Heerenveen (Belanda), Vitesse Arnhem (Belanda), hingga CS Vise (Belgia). Ia juga sempat mencicipi sepak bola Amerika dengan gabung DC United.
Setelah melanglang buana, Syamsir Alam memutuskan pulang ke Indonesia di musim 2013/2014. Namun sayang, kariernya tenggelam begitu cepat.
Berita Terkait
-
Kisah Adik Darius Sinathrya Masuk Islam, Tersentuh Perjalanan Nabi Muhammad
-
Review Film Getih Ireng: Obsesi Memiliki Anak yang Berujung Malapetaka!
-
Patrick Kluivert Resmi Dipecat, Darius Sinathrya Langsung Ingatkan Ini ke PSSI
-
Sinopsis Film Getih Ireng, Kala Hidup Titi Kamal dan Darius Sinathrya Dilanda Pesta Teror
-
Sinopsis Film Horor Getih Ireng: Teror Santet yang Bikin Merinding!
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Pedro Porro: Spanyol ke Final Piala Dunia 2026 Tidak Ada di Mimpi Paling Liar Saya
-
Rekor Sempurna Luis de la Fuente: Spanyol 14 Pertandingan Tanpa Kalah
-
Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, De la Fuente: Pemain Luar Biasa
-
Kontroversi Semifinal Piala Dunia 2026? Yamal Handball, Spanyol yang Dapat Penalti
-
Rekor 7 Dekade Prancis Patah! Spanyol ke Final Piala Dunia Setelah 16 Tahun
-
FBI Tetapkan Inggris vs Argentina Laga Paling Berbahaya di Piala Dunia 2026
-
Rencana Gila FIFA di Final Piala Dunia 2026, Bakal Ada Konser Musik di Jeda Babak I
-
Spanyol Unggul Tipis atas Prancis di Babak I, Penalti Oyarzabal Jadi Pembeda
-
Rodrigo De Paul Tak Sabar Ingin Habisi Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Semifinal Piala Dunia 2026: Mikel Oyarzabal Bawa Spanyol Unggul 1-0 atas Prancis