Suara.com - Liga Europa 2020/2021 telah sampai penghujung babak. Dua klub terbaik, Manchester United dan Villarreal akan saling memperebutkan predikat kampiun pada partai final yang berlangsung di Stadion Mejski, Gdansk, Polandia, Kamis (27/5/2021) dini hari WIB.
Ini merupakan kali pertama Manchester United kembali ke final kompetisi bergengsi sejak kali terakhir menjuarai Liga Europa dan Piala Liga Inggris di musim 2016/2017 di bawah asuhan Jose Mourinho.
Ole Gunnar Solskjaer selaku pelatih saat ini tentu tak ingin melewatkan kesempatan ini untuk mempersembahkan trofi perdana untuk Manchester United.
Pada konferensi pers pralaga, juru taktik asal Norwegia itu juga menegaskan bahwa ambisinya adalah mengembalikan marwah Manchester United dan trofi Liga Europa bisa jadi permulaan yang bagus.
"Ini akan menjadi istimewa. Anda harus bangga bisa memimpin tim Manchester United ke final," kata Ole Gunnar Solskjaer dikutip dari laman resmi UEFA, Selasa (25/5/2021).
Di musim ketiganya menukangi Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer memang belum mempersembahkan Setan Merah dengan gelar juara.
Namun jika melihat ke belakang, banyak perbaikan yang pelatih asal Norwegia itu lakukan di tubuh The Red Devils.
Musim ini MU berhasil finis kedua di Liga Inggris, dan masih punya kans untuk meraih gelar juara lewat Liga Europa.
"Ini merupakan perjalanan yang fantastis dan, seperti yang kami katakan dalam bahasa Norwegia, veien er målet (tujuannya adalah perjalanan). Ini hanyalah sebuah langkah di jalan untuk membawa kembali Man United kami," tandas Solskjaer.
Baca Juga: 7 Fakta Menarik Jelang Villarreal vs Man United di Final Liga Europa
Di sisi lain, semangat yang sama juga dikobarkan Villarreal. Tim besutan Unai Emery percaya diri bisa melanjutkan tren positif yang mereka ciptakan musim ini.
Villarreal untuk pertama kalinya tampil di final kompetisi Eropa setelah terhenti di semifinal Liga Champions 2005/06 serta tiga kali di babak yang sama Piala UEFA/Liga Europa 2003/04, 2010/11 dan 2015/16.
Emery menegaskan timnya tak boleh puas hanya dengan meruntuhkan kutukan semifinalis. Kapal Selam Kuning kini tinggal selangkah lagi jadi juara, dan kesempatan itu tak boleh disia-siakan.
"Proyek ini punya kredibilitas dan patut diakui. Ini proyek yang stabil, dan mengalami momen-momen hebat. Didesain untuk meraih hal-hal besar," kata Emery dikutip dari laman resmi Villarreal, Rabu (26/5/2021).
"Sepuluh bulan lalu ketika kita bicara Liga Europa, Manchester sudah unggulan teratas. Kami cuma kandidat. Kami mampu menyelinap di antara tim-tim hebat," katanya.
"Kami penantang serius untuk gelar ini, tetapi mereka unggulannya. Mereka punya pemain-pemain hebat dan sejarah yang panjang. Kami harus mencari argumen yang tepat untuk bisa menjuarai kompetisi ini," ujar Emery melengkapi.
Tag
Berita Terkait
-
Jelang Final Liga Europa, Solskjaer Tidak Mau Jadi Sorotan Utama
-
Jadwal Final Liga Europa Malam Ini Live SCTV: Villarreal vs Manchester United
-
Hits Bola: Thomas Partey Berulah Pasca Laga Terakhir Arsenal di Liga Inggris
-
Final Liga Europa: Shaw dan Fernandes Tak Butuh Petuah Sir Alex Ferguson
-
Final Liga Europa: Emery Ingatkan MU Villarreal Bukan Tim Sembarangan
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
3 Pemain Kunci Timnas Indonesia U-17 yang Siap Bikin Malaysia Merana di Stadion Joko Samudro
-
Timnas Iran Tegaskan Tetap Main di Piala Dunia 2026, Skenario Playoff Darurat Batal
-
Simon Grayson Bongkar Taktik Rumit John Herdman di Timnas Indonesia
-
Eks Manajer Sunderland Ungkap Alasan Mau Gabung Timnas Indonesia
-
Jadi Korban Paspoortgate, Nathan Tjoe-A-On Anggap NAC Breda Terlalu Membesarkan Masalah
-
Arteta Gerah Terus Dikritik, Minta Fans Arsenal Nikmati Proses
-
Ngeri! Wasit Ditembak saat Pimpin Pertandingan Tarkam, Pelaku Buron
-
Kerja Sama PSSI dan FFF, Timnas Putri Indonesia U-17 akan Ditempa di Prancis
-
Real Madrid Tersingkir, Jude Bellingham: Kartu Merah Camavinga Itu Lelucon!
-
Simon Grayson Ungkap Alasan Rela Jadi Asisten Pelatih John Herdman di Timnas Indonesia