3. Dejan Kulusevski (21, Swedia)
Di Juventus, reputasi Kulusevski masih terkena bayang-bayang keberadaan Cristiano Ronaldo maupun pemain-pemain lain yang lebih senior.
Tapi ia membuktikan perannya dengan satu gol dan satu assist yang dibukukannya saat membantu Juventus menjuarai Coppa Italia 2020/21 kemarin.
Batalnya Zlatan Ibrahimovic memperkuat timnas Swedia di EURO 2020 karena cedera bisa menjadi kesempatan bagi Kulusevski untuk mengambil peran sebagai tulang punggung anyar tim besutan Janne Andersson itu.
4. Joao Felix (21, Portugal)
EURO 2020 boleh jadi akan menjadi penampilan pemungkas ikon utama Portugal Cristiano Ronaldo di kompetisi Eropa tersebut.
Tiba dengan status pemain termahal di Atletico Madrid, Felix akhirnya mampu melepaskan beban yang dihadirkan banderol ratusan juta euro itu untuk membantu Los Rojiblancos menjuarai Liga Spanyol 2020/21.
Felix mungkin masih akan menjadi pemeran pembantu bersama Bruno Fernandes untuk menyokong kesuksesan Ronaldo, tapi EURO 2020 jelas bisa jadi turnamen inisiasi pemain berusia 21 tahun ini menuju kedewasaan.
5. Jadon Sancho (21, Inggris)
Baca Juga: CEO Milan Hormati Keputusan Gianluigi Donnarumma
Musim lalu Sancho akhirnya meraih trofi perdananya di level senior --kecuali jika Anda tergolong orang yang menghitung Piala Super Jerman sebagai trofi bergengsi-- dengan membawa Borussia Dortmund menjuarai Piala DFB Pokal.
Inggris punya keuntungan besar karena konfigurasi EURO 2020 secara tidak langsung membuat mereka tuan rumah yang dominan karena semifinal dan final akan dimainkan di Wembley.
Sancho pastinya akan ditunggu-tunggu perannya untuk membantu Inggris memanfaatkan berbagai keuntungan itu dan menaikkan levelnya setelah bisa mengantarkan Pasukan Singa Muda juara Piala Dunia U-17 2017.
6. Gianluigi Donnarumma (22, Italia)
Nama Donnarumma sudah beredar di radar timnas Italia sejak jelang EURO 2016 kendati pada akhirnya ia tak dipanggil oleh Antonio Conte saat itu.
Tiga tahun setelah Gianluigi Buffon memutuskan gantung sarung tangan dari timnas Italia, Donnarumma sudah mematutkan dirinya sebagai pilihan utama Roberto Mancini di tengah proyek membangkitkan reputasi Gli Azzurri.
Tag
Berita Terkait
-
Profil Timnas Prancis: Menanti Sihir Kylian Mbappe untuk Membawa Trofi Emas Pulang
-
85 Gol dalam 100 Laga: Kylian Mbappe Lebih Tajam dari Benzema, Nyaris Samai Ronaldo
-
Real Madrid Kehilangan Kylian Mbappe Jelang El Clasico
-
Demi Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Rela Korbankan Real Madrid?
-
Wajah Mbappe Berdarah! Arbeloa Ngamuk ke Wasit usai Real Madrid Ditahan Girona
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Bek Melbourne City Mathew Baker Pimpin Mentalitas Juara Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia 2026
-
Thomas Tuchel Optimis Performa Cole Palmer Bangkit Jelang Piala Dunia 2026
-
Persiapan Matang Jelang Piala Dunia 2026, Uzbekistan Tantang Eks Anak Asuh John Herdman
-
Ancaman Degradasi Menghantui Persijap Jepara, Kalahkan Persita Harga Mati
-
CEO Semen Padang FC Minta Maaf, Siapkan Rencana Bangkit Pasca Degradasi ke Liga 2
-
60 Juta Rakyatnya Hidup Miskin, Kok Bisa Negara Ini Lolos ke Piala Dunia 2026?
-
Timnas Kongo Datang Lagi ke Piala Dunia Membawa Memori Kelam di Edisi 1974
-
Cerita Rekan Maarten Paes Ogah Bela Belgia di Piala Dunia 2026 Demi Tanah Air
-
Kans Bocah 16 Tahun Masuk Skuat Inggris di Piala Dunia 2026, Bakal Pecahkan Rekor Michael Owen
-
Profil Timnas Afrika Selatan: Comeback Usai 16 Tahun, Bafana Bafana Siap Guncang Panggung Global