Suara.com - Pelatih Kepala PSIS Semarang Dragan Djukanovic mengingatkan perlunya pembenahan aspek komunikasi antarpemain saat bertanding di lapangan jelang bergulirnya Liga 1 2021.
Komunikasi antarpemain, dinilai pelatih berlisensi UEFA Pro itu cukup penting ketika melaksanakan pertandingan di lapangan.
"Komunikasi antarpemain sudah bagus, tapi terkadang masih ada problem. Ke depannya kami akan terus tingkatkan, terutama terkait komunikasi antarzona," kata Dragan dikutip Antara dari laman resmi klub, Selasa (8/6/2021).
Hal tersebut disampaikan Dragan usai menggembleng latihan taktikal terhadap anak asuhnya di Lapangan Dalimas, Kabupaten Kendal, Selasa sore.
Menurut Dragan, komunikasi antarpemain di lapangan juga bisa berpengaruh terhadap hasil pertandingan.
"Menurut saya, komunikasi antarpemain merupakan 70 persen dari proses permainan dan bisa memengaruhi hasil. Pemain harus berani teriak, seperti cover, press, pass dan lainnya. Sekarang sudah bagus, tapi ke depan harus lebih bagus," ujar Dragan.
Dalam sesi latihan tersebut, juru taktik asal Serbia itu melakukan simulasi taktikal berdasarkan hasil evaluasi dari internal game yang digelar pada Senin (7/6/2021) kemarin.
Dragan membagi tim dalam beberapa kelompok, dan antarkelompok diminta untuk melakukan simulasi serangan dan bertahan, dengan aturan hanya beberapa sentuhan supaya pola permainan lebih cepat dan efektif.
"Hari ini kami simulasi gim taktikal. Utamanya terkait organisasi permainan, zone defending dan transisi. Anak-anak melaksanakan latihan dengan bagus," ungkap Dragan.
Baca Juga: Arema FC Dipastikan Ambil Bagian di Turnamen Piala Wali Kota Solo
Pada latihan kali ini, salah satu pemain tengah PSIS asal Surabaya Fandi Eko Utomo juga sudah merapat dan menjalani sesi latihan terpisah untuk pengembalian kondisi fisik.
Laskar Mahesa Jenar telah memulai latihan bersama sejak 20 Mei lalu, usai libur Ramadhan dan Lebaran, dan dipimpin langsung oleh sang pelatih, Dragan Djukanovic untuk menghadapi Liga 1 2021.
Berita Terkait
-
Update Klasemen BRI Liga 1 2025/2026 Usai Persebaya Surabaya Tundukkan MU
-
Head to Head El Clasico Indonesia Persib vs Persija: Siapa Paling Superior?
-
Resmi Berpisah dengan PSIM Yogyakarta, Rafinha: Perasaan Saya Campur Aduk
-
Hendra Carabao Dukung Kebangkitan Persma 1960 Manado, Carabao Hydration Jadi Partner Klub Badai Biru
-
Siapa Datu Nova Fatmawati? Bos Baru PSIS Semarang, Istri Bos Persela Lamongan
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Bojan Hodak Bawa Kabar Baik Jelang Persib vs PSBS Biak, Apa Itu?
-
Rekor Solomon vs Tim ASEAN, Timnas Indonesia Berpotensi Pesta Gol?
-
Sempat Didekati MU, Emiliano Martinez Kini Masuk Radar Inter Milan
-
Inter Milan Dipermalukan Arsenal, Kepemimpinan Wasit Joao Pinheiro Tuai Pujian
-
Cetak Brace ke Gawang AS Monaco, Mbappe Kini Sejajar dengan Cristiano Ronaldo
-
Federico Barba Dipastikan Bertahan di Persib Bandung
-
Gagal Bersinar di Arsenal, Cerita Brooklyn yang Terbebani dengan Label Anak David Beckham
-
Gareth Bale Bongkar Alasan Xabi Alonso Gagal di Real Madrid: Bukan Soal Taktik, tapi...
-
Bikin Arsenal Sejago Sekarang, Mikel Arteta Dapat Ilmu Taktik dari Mana?
-
Cetak Sejarah 140 Tahun, Arsenal Memang Favorit Juara Liga Champions Musim Ini