Yang menjadi algojo penalti untuk UEA, siapa lagi kalau bukan penyerang maut andalan mereka, Ali Mabkhout!
Pemain yang mencetak hat-trick ke gawang Indonesia saat UEA menang 5-0 pada pertemuan pertama di Grup G, 10 Oktober 2019 lalu itu mengeksekusi penalti dengan sangat baik dan membawa UEA unggul 3-0 pada laga kali ini.
Masuk menit ke-54, Fabio Lima mencetak gol keudanya di laga ini sekaligus membawa UEA unggul 4-0 atas Timnas Indonesia.
Pemain naturalisasi berdarah Brasil itu berhasil menyambut umpan silang dari Al Hammadi dengan sundulannya yang gagal diamankan kiper Muhammad Riyandi.
Makin terpuruk, Indonesia hampir saja memperkecil kedudukan via sontekan dari I Kadek Agung. Sayang, sepakan pemain Bali United itu masih bisa dihalau bek UEA.
Memasuki 20 menit jelang laga usai, UEA hampir saja mencetak gol kelima ke gawang Indonesia. lagi-lagi lewat aksi Ali Mabkhout. Namun. sontekan striker Al-Jazira itu masih berhasil digagalkan Riyandi.
Pada menit ke-86, UEA menambah penderitaan Timnas Indonesia. Skor berubah 5-0, lagi-lagi pemain naturalisasi berhasil mencetak gol.
Kali ini, penyerang berdarah Argentina yang turun sebagai pemain pengganti, Sebastian Tagliabue berhasil mencatatkan namanya di papan skor untuk UEA. Sepakan keras Tagliabue menghujam sisi kanan gawang Indonesia.
Hingga peluit panjang ditiupkan wasit, skor tak berubah. Sekali lagi Timnas Indonesia harus mengakui kekalahan telak 0-5 dari UEA.
Baca Juga: Link Live Streaming dan Susunan Pemain Turki vs Italia di Grup A Euro 2020
Susunan Pemain:
Timnas Indonesia XI: Muhammad Riyandi; Asnawi Mangkualam, Arif Satria, Rizky Ridho, Pratama Arhan; Osvaldo Haay, Adam Alis, Evan Dimas, Rachmat Irianto, Kadek Agung; Kushedya Hari Yudo.
Asisten Pelatih: Choi In-cheol (Korea Selatan)
Uni Emirat Arab XI: Ali Khaseif; Walid Abbas, Shaheen Amaazmi, Bandar Al Ahbabi, Mahmoud Alhammadi; Ali Hassan Alblooshi, Khalfan Alshamsi, Abdalla Bekheet; Ali Ahmed Mabkhout, Khalfan Alshamsi, Caio Canebo Correa.
Pelatih: Bert van Marwijk (Belanda)
Berita Terkait
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!
-
Tertampar Fakta! Maarten Paes Miris Lihat Realita Sepak Bola Akar Rumput Indonesia
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Pelatih Baru Segera Datang, Kolumnis Belanda Sarankan Ajax Coret Maarten Paes
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!