Suara.com - Spanyol harus bekerja keras lolos ke semifinal Euro 2020 setelah mengalahkan 10 pemain Swiss lewat adu penalti 1-3 setelah hingga perpanjangan waktu bermain imbang 1-1.
Pada pertandingan perempat final Euro 2020 di Stadion Krestovsky, Saint Petersburg Jumat (2/7/2021) malam WIB, Spanyol unggul lebih dulu lewat gol bunuh diri Denis Zakaria di awak babak pertama.
Swiss mampu menyamakan kedudukan lewat gol Xherdan Shaqiri di babak kedua. Namun hingga waktu normal selesai skor masih tetap 1-1 meski Swiss harus bermain dengan sepuluh orang setelah Remo Freuler di kartu merah.
Pertandingan harus dilanjutkan lewat adu penalti setelah 2x 15 menit perpanjangan waktu skor tetap 1-1. Spanyol akhirnya menang 3-1 dalam adu penalti berkat gol Daniel Olmo, Gerard Moreno dan Mikel Oyarzabal.
KIni Spanyol akan menunggu pemenang antara Belgia dan Italia yang akan bermain sebentar lagi kick off di Fussball Arena Munich.
Jalannya Pertandingan
Swiss lebih dulu melakukan tekanan di awal pertandingan namun sebuah tembakan kaki kiri yang dilepas oleh Xherdan Shaqiri dari luar kotak penalti masih dapat diblok
Lagi Swiss mencoba melakukan serangan balik yang cepat namun para pemain belakang Spanyol masih dapat meredamnya. Sementara Spanyol mencoba membuka serangan dan menghasilkan sepak pojok.
Pada menit ke-8 Spanyol sudah unggul 1-0 setelah Jordi Alba menyambut sepak pojok Koke dan bola sempat dibelokan pemain lawan sebelum masuk ke dalam gawang Swiss.
Spanyol kembali melanjutkan tekanannya namun belum ada peluang berbahaya. Sementara Swiss juga mencoba membuka peluang namun usaha Ricardo Rodriguez masih dapat dibaca Unai Simon.
Baca Juga: Gol Bunuh Diri Bawa Spanyol Memimpin atas Swiss di Babak Pertama
Pada menit ke-17, Koke mencoba mengancam lewat tendangan bebasnya namun bola masih berada di atas gawang Swiss. Sehingga hanya menghasilkan tendangan gawang untuk lawan.
Ancaman dari Swiss lewat sebuah serangan balik yang cepat dan Xherdan Shaqiri mencoba mengejar bola namun kiper Unai Simon dengan cepat lebih dulu mengamankan bola di menit ke-22.
Sementara Spanyol masih mencoba menekan. Pada menit ke-25, sundulan berbahaya Cesar Azpilicueta menyambut sepak pojok Koke dapat ditangkap dengan baik oleh kiper Yann Sommer.
Swiss masih terus mencari celah serangannya namun masih dapat diredam pertahanan Spanyol. Sementara peluang Swiss lewat sundulan Manuel Akanji masih melenceng dari sasaran di menit ke-34.
Lagi Swiss masih melanjutkan tekanannya namun sundulan Silvan Widmer masih melebar. Sedangkan Spanyol mencoba membuka peluang namun crossing Pablo Sarabia lebih dulu diamankan Yann Sommer di menit ke-42.
Kedua tim masih saling menekan di akhir babak pertama. Namun hingga turun minum skor tetap tidak berubah 1-0 bagi Spanyol.
Di babak kedua, Spanyol kembali melanjutkan tekanannya. Dani Olmo yang memiliki peluang di menit ke-47 namun sepakan kaki kanannya masih dapat diamankan kiper Yann Sommer.
Satu menit berselang, Swiss balik menekan namun sundulan Manuel Akanji menyambut crossing Xherdan Shaqiri dari sepak pojok masih melenceng ke sisi kiri gawang Spanyol.
Pada menit ke-56, peluang berbahaya dimiliki Swiss lewat sundulan Denis Zakaria menyambut sepak pojok namun bola masih melebar tipis di samping gawang.
Swiss kembali memiliki peluang lewat serangan balik yang cepat. Steven Zuber siap menceploskan bola ke gawang namun kiper Unai Simon masih dapat menahan bola tersebut ke samping gawang
Akhirnya, kerja keras Swiss membuahkan hasil setelah mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat gol Xherdan Shaqiri di menit ke-68.
Berawal dari kesalahpahaman pemain belakang Spanyol bola berhasil direbut Remo Freuler dan mengirimkan bola ke depan gawang disambut oleh Shaqiri dengan sepakan kaki kanannya.
Spanyol menekan namun usaha Daniel Olmo belum membuahkan hasil. Sementara Swiss harus bermain dengan sepuluh orang setelah Remo Freuler diganjar kartu merah karena melanggar keras Gerard Moreno di menit ke-77 .
La Furia Roja kembali mengancam lewat sundulan Moreno yang masih melenceng tipis di sisi kiri gawang di menit ke-79. Lagi Moreno membuang peluang setelah bola hasil sepakannya diamankan Sommer di menit ke-84.
Spanyol terus melakukan tekanan namun Aymeric Laporte masih belum membuahkan hasil. Hingga 90 menit tuntas, skor tetap 1-1 dan pertandingan harus dilanjutkan dengan perpanjangan waktu.
Di babak perpanjangan waktu pertama, Spanyol langsuung mengurung Swiss setengah lapangan. Menit ke-92, crossing Jordi Alba gagal dimanfaatkan dengan baik oleh Gerard sehingga bola melenceng dari target.
Sementara tembakan langsung Jordi Alba dari jarak jauh masih dapat diblok oleh Yann Sommer. Swiss masih tetap tangguh meladeni serangan Spanyol walau bermain dengan sepuluh orang.
Lagi peluang emas Gerard Moreno masih dapat digagalkan Sommer. Hingga 15 menit pertama tetap tidak ada gol tercipta dan kedua tim masih tetap memiliki peluang untuk lolos.
Di perpanjangan waktu kedua Spanyol kembali menguasai bola dan mencoba membuka peluang. Namun Daniel Olmo masih gagal memanfaatkan dua peluang yang dimilikinya di menit 112.
Kiper Yann Sommer juga masih tampil baik menggagalkan ancaman pemain Spanyol dan hingga wasit meniupkan peluit panjang skor masih tetap 1-1 dan akhirnya harus ditentukan lewat adu penalti.
Spanyol akhirnya menang 3-1 dalam adu penalti setelah Daniel Olmo, Gerard Moreno dan Mikel Oyarzabal melakukan tugasnya dengan baik. Sementara Swiss hanya mencetak satu gol lewat Mario Gavranovic sedangkan tiga eksekutor lainnya gagal.
Susunan pemain :
Swiss: Yann Sommer; Nico Elvedi, Manuel Akanji, Ricardo Rodriguez; Silvan Widmer (Kevin Mbabu 100'), Remo Freuler, Denis Zakaria (Fabian Schar 101'), Steven Zuber; Xherdan Shaqiri (Djibril Sow 81'); Breel Embolo (Ruben Vargas 23'), Haris Seferovic (Mario Gavranovic 82').
Spanyol:Unai Simon; Cesar Azpilicueta, Aymeric Laporte, Pau Torres (Thiago 113'), Jordi Alba; Koke (Marcos Llorente 91'), Sergio Busquets, Pedri (Rodri 119'); Ferran Torres, Alvaro Morata (Gerard Moreno 54'), Pablo Sarabia (Dani Olmo 46').
Berita Terkait
-
Skandal Besar! Barcelona Putus Kontrak Sponsor dengan Perusahaan Kripto, Ada Apa?
-
Liga Spanyol Pekan ke-19: Sajikan Derbi Barcelona, Persaingan Papan Atas dan Bawah Memanas
-
Pelatih Spanyol Tak Sabar Hadapi Piala Dunia 2026, La Furia Roja Favorit Juara
-
Bank BRI Resmi Jalin Kemitraan dengan Barcelona
-
Presiden Barcelona Joan Laporta Dipanggil KPK Spanyol atas Dugaan Penipuan Rp1,7 M
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Inter Milan Tunggu Lampu Hijau Cancelo, Al-Hilal Siap Tanggung Sebagian Gaji
-
Profil Marco Ottolini Direktur Olahraga Juventus yang Baru Ditunjuk, Orang Lama Bianconeri
-
Persik Kediri vs Persib Bandung Resmi Digelar di Stadion Brawijaya, Bobotoh Dilarang Datang
-
Hansi Flick Pastikan Lamine Yamal dan Dani Olmo Siap Tampil di Derby Barcelona
-
Ruben Amorim Tantang Pemain Muda Manchester United Hadapi Atmosfer Panas Elland Road
-
Detik-detik Emosi Donnarumma Meledak Usai City Ditahan Sunderland, Pep Guardiola Turun Tangan
-
Presiden PSG Untuk Ketiga Kalinya Bebas: Kasus Korupsi Nasser Al-Khelafi Gugur di Pengadilan Swiss
-
Rp 21 Triliun! Komisi Agen Pemain 2025 Meledak 90%, Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Lothar Matthaus: Jamal Musiala dan Wirtz Kunci Kebangkitan Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
-
Pemerintah Bekukan Timnas Gabon, Pierre-Emerick Aubameyang Lawan Balik