Suara.com - Fullback kiri Luke Shaw memuji kolega barunya di Manchester United, Jadon Sancho, atas penampilannya saat Timnas Inggris melawan Ukraina di laga perempatfinal Euro 2020 akhir pekan lalu.
Baik Shaw maupun Sancho diturunkan sebagai starter dalam laga yang berkesudahan 4-0 untuk Inggris itu, yang sekaligus membawa The Three Lions ke semifinal Euro 2020.
Berbicara kepada talkSPORT, Shaw membuka pujiannya kepada kolega baru klubnya atas penampilannya saat melawan Ukraina itu.
"Cemerlang. Saya bilang pada dia setelah laga itu 'itu penampilan yang hebat," kata Shaw. "Dia tak punya waktu bermain yang banyak, jelas dia tak mengecewakan tapi ingin bermain seperti yang lain."
"Dia tetap rendah hati, terus bekerja keras dan saya merasa malam ini dia mengambil kesempatannya. Dia membuktikan kepada orang-orang alasan kami membeli dia dan tentu sekalipun saya ada di lapangan, saya benar-benar terkesan pada penampilannya," tutur pemain berusia 25 tahun itu.
Shaw melanjutkan, "Sudah pasti saya menantikan dia menjadi pemain Manchester United. Hari ini saya benar-benar senang dan bangga atas penampilan dia.
Setelah digaet Manchester United dengan transfer 73 juta pounds dari Borussia Dortmund di bursa transfer musim panas 2021 ini, Sancho menyatakan fokus utamanya kini adalah mempersembahkan kejayaan bagi Three Lions. Namun dia tak memungkiri senang sekali bisa pindah ke Old Trafford.
"Ya, Luke teman yang hebat. Saya berhubungan baik dengan dia, Marcus (Rashford) danHarry (Maguire), jadi akan menyenangkan," kata Sancho yang akan segera diperkenalkan sebagai pemain anyar Manchester United pasca rampungnya Euro 2020 itu.
[Antara]
Baca Juga: Moncer Bersama Italia di Euro 2020, Lorenzo Insigne Dibidik Barcelona dan Tottenham
Berita Terkait
-
Raih Manajer Terbaik Premier League Januari 2026, Michael Carrick Tersipu Malu
-
Gol Sesko Bikin MU Terhindar dari Kekalahan, Senne Lammens Angkat Topi
-
Resmi! Thomas Tuchel Perpanjang Kontrak dengan Timnas Inggris hingga 2028
-
Ucap Inggris Dijajah Imigran, Pemilik Manchester United Terancam Sanksi Berat
-
Gary Neville Sebut Arsenal dan Chelsea Salah Langkah! Gagal Rekrut Bintang Rp1,3 Triliun
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat