Suara.com - Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts mengaku selalu hanya berada di rumah selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk mendukung upaya pemerintah menekan penyebaran COVID-19.
"Saya harus tetap tinggal di rumah tentunya, benar-benar cuma di rumah saja saat ini. Itu juga yang dilakukan keluarga saya. Tidak banyak yang bisa kami lakukan," ungkap Robert seperti dikutip dari Antara, Senin (26/7/2021).
Bagi pelatih kawakan asal Belanda itu, rumah menjadi satu-satunya pilihan untuk beraktivitas selama PPKM.
"Karena sedang PPKM, kami tidak bisa pergi ke mana-mana. Tidak banyak yang bisa dilakukan karena saya sangat takut ketika berada dalam kondisi saat ini," kata eks pelatih PSM Makassar itu.
"Mencoba melawan COVID-19 seperti yang dijelaskan oleh pemerintah. Semua harus mengikuti itu, jalankan prokes. Karena itu adalah satu-satunya cara untuk menghadapi COVID-19. Menjaga jarak, tidak melakukan kontak, memastikan kalaupun harus keluar rumah benar-benar menjaga kebersihan dan menggunakan masker," celotehnya.
Selama masa PPKM, skuad Persib sendiri diliburkan dari kegiatan latihan bersama. Para penggawa Maung Bandung dibebaskan untuk pulang ke kampung halaman.
Sebelumnya, Robert juga telah memberikan keleluasaan kepada para pemainnya untuk menjalankan program latihan mandiri sesuai kebutuhan selama PPKM.
Pelatih berusia 66 tahun itu mengaku tak punya pilihan lain kecuali membebaskan para pemain Persib untuk beraktivitas sesuai dengan kebutuhannya masing-masing.
Robert yakin, sebagai pemain profesional, Supardi Nasir dan kawan-kawan pasti akan tetap menjaga kebugaran meskipun tanpa pantauan tim pelatih.
Baca Juga: Digoda Klub Luar Negeri, Robert Alberts Tegaskan Setia Bersama Persib
[Antara]
Berita Terkait
-
Bojan Hodak Beberkan Kondisi Persib Bandung Usai Kalahkan Bali United
-
Bobotoh Jangan Sampai Salah, Super Big Match Persib vs Arema FC Dipercepat
-
Curhat Soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia, Pelatih Bali United Menyesal
-
Dikritik Bobotoh, Uilliam Barros Dapat Pembelaan dari Bojan Hodak
-
Persib Bandung di Puncak, Federico Barba Tekankan Pentingnya Jaga Momentum
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Link Live Streaming Bayern Munich vs Real Madrid: Laga Hidup Mati Sesungguhnya!
-
Bojan Hodak Beberkan Kondisi Persib Bandung Usai Kalahkan Bali United
-
FIFA Diminta Desak Trump Hentikan Razia Imigrasi Saat Piala Dunia 2026, Emang Berani?
-
Rahasia Dibongkar Diego Simeone: Ini Faktor X di Balik Comeback Atletico Singkirkan Barcelona
-
Drawing Piala Asia 2027 Digelar di Riyadh, Timnas Indonesia Terancam Hadapi Raksasa di Fase Grup
-
Tak Terima Barcelona Tersingkir dari Liga Champions, Joan Laporta Bakal Gugat UEFA
-
Hasil Piala AFF U-17 2026: Banjir Gol, Timnas Laos Kandaskan Perlawanan Filipina
-
Petaka Timnas Perancis, Striker Rp 1,7 Triliun Absen di Piala Dunia 2026, Ini Penyebabnya
-
Kurniawan Beberkan Evaluasi Jelang Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia