Suara.com - PSSI kemarin telah mengumumkan Liga 1 2021-2022 akan tetap digelar 20 Agustus nanti meski pandemi COVID-19 masih menghantui, keputusan yang disyukuri winger PSS Sleman, Jefri Kurniawan. Namun demikian, masih ada rasa khawatir darinya bahwa Liga 1 akan kembali batal digelar.
Jefri mengaku takut kena 'prank' lagi. Pemain berusia 30 tahun itu meyakini segala sesuatunya masih bisa berubah menjelang hari H nanti.
"Saya bersyukur, semoga ini benar terjadi karena saya juga baru tahu setelah membaca berita dan mendapatkan informasi perihal hal tersebut dari manajemen PSS Sleman," kata Jefri dalam rilis resmi PSS, Rabu (4/8/2021).
"Semoga ini berjalan sesuai rencana karena ini yang benar-benar kita tunggu," sambung mantan winger Persija Jakarta tersebut.
Jefri, yang juga mahir bermain sebagai bek sayap, tetap menyimpan rasa khawatir tentang kepastian digelarnya kompetisi. Ini Mengingat jadwal kick-off Liga 1 2021-2022 beberapa kali harus mundur dan berubah.
Seperti pada saat 9 Juli lalu, saat musim baru Liga 1 harusnya kick-off, di mana persiapan sudah sangat bagus namun harus gagal karena meningkatnya angka penyebaran COVID-19 di Tanah Air, yang disusul adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali.
"Tapi, saya juga masih agak khawatir. Intinya masih menunggu kelanjutan informasi mengenai hal ini. Karena seperti kemarin, izin sudah turun namun akhirnya batal juga," tutur Jefri.
Mengenai persiapan, pemain kelahiran Malang tersebut saat ini masih menjalani latihan mandiri secara virtual karena adanya PPKM Level 4. Meski demikian, seluruh materi latihan langsung disampaikan oleh tim pelatih PSS.
"Tidak bisa dipungkiri kondisi pasti ada perubahan. Namun, saya tetap menambah porsi latihan mandiri juga. Belum bisa dibilang siap 100 persen," ungkap Jefri.
Baca Juga: Musim Anyar Liga 1 Bergulir Bulan Ini, Andy Setyo: Alhamdulillah
"Kami pernah melalui ini sewaktu persiapan (turnamen pramusim) Piala Menpora (2021). Dan Alhamdulillah membuahkan hasil yang baik," pungkasnya.
Berita Terkait
-
PSS Sleman Resmi Tunjuk Pieter Huistra sebagai Pelatih untuk Super League 2026/2027
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Kata-kata Bojan Hodak Usai Antarkan Persib Bandung Hat-trick Juara Liga 1
-
John Herdman 'Abaikan' Juara Liga 1 Persib Bandung Pilih Persija, Ada Apa?
-
Persib Hat-trick Juara, Liga Indonesia Resmi Milik Maung Bandung
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Teori Konspirasi Usai Kegagalan Portugal: Cristiano Ronaldo Sengaja 'Disuntik Mati'
-
Ronaldo Buka-bukaan: Saya Depresi Berat, Berat Badan Naik Drastis
-
Mikel Merino Bawa Spanyol Hadapi Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Belgia Seru! Skor 1-1 di Babak Pertama, Duel Sengit Rebut Tiket Semifinal
-
Pelatih Baru Portugal Jorge Jesus Tak Takut Pinggirkan Cristiano Ronaldo
-
Video Cristiano Ronaldo: Selama Ini Dihina Saya diam Tapi Hari Ini Saya Akan Lawan!
-
Kylian Mbappe: Mau Spanyol atau Belgia, Prancis Siap Tampil Habis-habisan
-
Ilmu Sains Bongkar Rahasia Ketajaman Haaland di Piala Dunia 2026: Dia Sosok Anomali
-
Nafsu Pelatih Swiss Hentikan Langkah Argentina Klaim Punya Cara Redam Lionel Messi
-
The Next Andres Escobar? Kalah dari Swiss, Pemain Kolombia Terima Ancaman Pembunuhan