Suara.com - Manajer Crystal Palace Patrick Vieira menegaskan ingin mempertahankan Wilfried Zaha dan menyebutnya satu di antara pemain terbaik yang dimilikinya saat ini, menyusul minat Arsenal atas penyerang 28 tahun asal Pantai Gading itu.
"Dia adalah satu di antara pemain berbakat di liga dan kami tidak ingin kehilangan salah satu pemain terbaik kami," kata Vieira seperti dikutip Antara dari Sky Sports, Kamis (5/8/2021).
Vieira mengaku terus memperhatikan situasi Zaha beberapa tahun terakhir dan menjelaskan dirinya dan Zaha memiliki percakapan yang baik dan tak sabar untuk bekerja sama.
"Saya mewaspadai Wilfried (situasinya) di beberapa tahun terakhir tapi kami memiliki percakapan yang baik dan saya ingin segera bekerja sama dengannya," kata pelatih asal Prancis tersebut.
Selanjutnya Vieira mengatakan para pemain cukup pintar melihat apa yang tengah dibangun oleh klub dan ke mana arah pengembangannya.
Dia menjelaskan Crystal Palace sudah melakukan langkah yang baik dengan mendatangkan beberapa pemain muda berbakat dan itu sudah menunjukkan ke mana arah klub tertuju.
"Semua pemain cukup pintar untuk melihat apa yang klub coba bangun dan kemana klub ini menuju, mereka mendatangkan beberapa pemain muda dan saya pikir itu menunjukkan arah dari klub sepak bola yang ingin diambil," jelas Vieira.
Vieira berharap Wilfried Zaha tetap menjadi bagian Crystal Palace musim ini dan tak sabar bekerja sama dengannya untuk membawa tim meraih tempat setinggi mungkin.
"Saya harap Wilfried akan menjadi bagian dari itu dan saya harap bisa bekerja dengannya dan berusaha membawa Palace setinggi yang kami bisa," kata mantan pemain Arsenal itu.
Baca Juga: Klausul Unik Roberto Firmino di Liverpool: Tak Boleh Pindah ke Arsenal
Sebelumnya muncul kabar Wilfried Zaha ingin meninggalkan Crystal Palace musim panas ini setelah ingin mencari tantangan baru.
Selain Arsenal, sejumlah klub Liga Premier Inggris juga dikabarkan tertarik untuk memboyong Zaha dari Crystal Palace.
Berita Terkait
-
Transfer Ederson ke Manchester United Terancam Gagal Jika Arsenal Berani Bayar Mahal
-
Klasemen Liga Inggris Terbaru: Arsenal Jauhi Man City, Tottenham Terancam Degradasi
-
Analisis Wayne Rooney soal VAR Gol West Ham vs Arsenal: Jelas Ini...
-
Analisis Sisa Jadwal Arsenal dan Manchester City di Penghujung Liga Inggris, Siapa Juara?
-
Arsenal Bisa Kunci Gelar Juara Liga Inggris pada 19 Mei, Ini Skenario yang Harus Terpenuhi
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
Terkini
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Masalah Tunggakan Gaji Tak Kunjung Usai, PSSI dan I.League Diminta Terapkan Audit Keuangan Ketat
-
Krisis Internal Timnas Curacao, Fred Rutten Mundur Usai Tekanan Pemain Minta Pelatih Lama Kembali
-
Publik Jepang Ramai-ramai Doakan Timnas Indonesia Tumbangkan Qatar di Piala Asia 2027
-
Kiper Jebolan Eropa Kaget dengan Kultur Serba Mobil di Indonesia: Minim Aktivitas Jalan Kaki
-
PSSI Hubungi FIFA, Bahas Bidding Piala Dunia Futsal 2028
-
Kiper Kelahiran Hoorn: Tanpa Staf Pelatih Belanda, Saya Mungkin Tak ke Indonesia
-
Transfer Ederson ke Manchester United Terancam Gagal Jika Arsenal Berani Bayar Mahal
-
Erick Thohir Minta PSSI Tak Gengsi Belajar dari Federasi Futsal Indonesia
-
Dituduh Diving, Kapten Leeds United Tampil Interview dengan Luka di Kepala