Suara.com - Fee kontrak Lionel Messi di Paris St Germain sebagian berbentuk mata uang kripto klub Prancis itu yang dinamai dengan fan token dan itu merupakan promosi besar lainnya untuk asset digital baru tersebut.
Pemain Argentina berusia 34 tahun itu meninggalkan Barcelona untuk meneken kontrak dua tahun bersama Paris St Germain (PSG) dengan opsi perpanjangan satu tahun pada Selasa (10/8/2021) lalu.
Membenarkan laporan eksklusif Reuters, PSG menyebutkan bahwa fan token itu dimasukkan dalam "paket selamat datang" Messi yang dilaporkan media mencapai 25-30 juta euro (Rp422-506 miliar). Klub Prancis ini tidak mengungkapkan berapa proporsi fan token dalam paket itu, cuma menyatakan jumlahnya "signifikan."
Fan token adalah jenis mata uang kripto yang memberikan hak suara kepada pemiliknya atas keputusan-keputusan kecil yang berkaitan dengan klubnya.
Di antara klub yang meluncurkan token tahun ini adalah juara Liga Inggris Manchester City dan AC Milan di Italia. Barcelona meluncurkannya setahun lalu.
Token ini kian dianggap sebagai sumber pendapatan baru oleh sejumlah klub. Socios.com yang menyediakan token mata uang kripto PSG dan klub-klub top lainnya menyatakan bahwa token ini menghasilkan hampir 200 juta dolar AS (Rp2,8 triliun) untuk klub-klub mitranya sepanjang 2021.
PSG sendiri mendapatkan pemasukan dari mata uang kripto ini setelah mengontrak Messi.
Seperti bitcoin dan mata uang digital lainnya, fan token bisa dipertukarkan sebagai nilai tukar. Fan token juga sudah biasa dipertukarkan dengan mata uang kripto lainnya yang harganya cenderung berfluktuasi gila-gilaan sehingga memicu bank-bank sentral di berbagai negara mengingatkan investor mengenai asset digital ini.
Tetapi tetap saja sejumlah kalangan usaha terkemuka dan tokoh terkenal memakai asset kripto ini. Di antara yang memakainya adalah bos Tesla Elon Musk, pendiri Twitter Jack Dorsey dan rapper Jay-Z yang semuanya mendukung bitcoin.
Baca Juga: Terakhir Kali La Liga Tanpa Messi: Barca, Madrid, dan Atletico Tak Juara
PSG disebut-sebut memperdagangkan fan tokennya dalam jumlah besar setelah muncul laporan Messi akan bergabung dengan klub itu.
Volume perdagangan mata uang kripto ini oleh PSG bahkan menembus angka 1,2 miliar euro (Rp20 triliun) pada hari-hari menjelang kedatangan peraih Ballon d'Or enam kali itu.
"Kami ingin terlibat dalam audiens global yang baru dengan menciptakan arus pendapatan digital yang signifikan," kata Marc Armstrong, chief partnerships officer PSG.
Kecenderungan Baru
Harga fan token milik PSG mengalami reli pekan ini menyusul rumor dicapainya kesepakatan Messi yang kabarnya menghasilkan 30 juta euro dan PSG menguasai sebagian besar jumlah itu yang paling sedikit 15 juta euro (Rp253 miliar), kata seorang sumber yang mengetahui masalah ini.
Pergerakan harga fan tokens tidak terlalu dipengaruhi performa atau hasil lapangan.
Berita Terkait
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Cetak 19 Gol, Lionel Messi Lewati Rekor Para Legenda di Piala Dunia
-
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Cetak 6 Gol, Messi Jaga Jarak dari Dembele, Mbappe dan Haaland
-
Video 5 Gol Free Kick Terbaik Lionel Messi: 71 Gol Lewat Tendangan Bebas
-
19 Gol Lionel Messi di Piala Dunia, La Pulga Tetap Sanjung Ronaldo
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil