Suara.com - Arsenal dilaporkan sedang mempertimbangkan mantan manajer Chelsea Antonio Conte untuk menggantikan Mikel Arteta jika awal buruk The Gunners di musim baru ini berlanjut.
The Gunners telah kalah 2-0 di kedua pertandingan awal mereka di Liga Premier musim ini, masing-masing melawan tim promosi Brentford dan rival London Chelsea.
Melansir dari Mirror.co.uk, Selasa (24/8/2021), menurut Telegrapgh, Arteta berada di bawah tekanan untuk meningkatkan hasil selama lima pertandingan papan atas berikutnya sebelum jeda internasional kedua pada Oktober 2021.
Sementara Conte telah menganggur sejak Mei, setelah memimpin Inter Milan meraih gelar Serie A pertama dalam 11 tahun.
Pelatih asal Italia tersebut pergi setelah hanya dua tahun bertugas di tengah ketidakpastian keuangan dan sempat dihubungkan Tottenham Hotspur untuk mengisi posisi kosong mereka sebelum negosiasi gagal.
Menyusul kekalahan The Gunners dari The Blues, Arteta memuji para pendukung di dalam Stadion Emirates karena mereka "berusaha memberi para pemain dorongan".
Saat ditanya tentang reaksi negatif dari para penggemar, Arteta justru mengatakan hal sebaliknya, "saya melihat banyak hal positif dengan penonton dan tim hari ini."
"Pada akhirnya saya tidak melihat reaksi buruk dari pemain mana pun. Tapi itu pendapat saya."
Legenda Arsenal Ian Wright mengatakan dia "takut" dengan taktik Arteta, setelah ia ditanya apakah mereka telah membaik pada kekalahan pertandingan pembukaan mereka.
Baca Juga: Tiga Pemain Bakal Dilepas Arsenal dalam Waktu Dekat, Siapa Saja?
"Tidak, mereka tidak melakukannya, terutama setelah pertandingan Brentford yang benar-benar mengecewakan," ucap Wright saat bertugas sebagai pandit untuk Match of the Day 2.
"Brentford. Kami tahu dari mana mereka berasal, kami tahu seperti apa mereka nantinya, sepertinya kami tidak siap untuk mereka."
“Ketika Anda melihat cara Chelsea memainkan kami hari ini dan cara Lukaku bermain, apakah mereka tidak siap, mereka tidak mendengarkan, atau mereka tidak dapat melakukan apa yang dia ingin mereka lakukan."
"Saya tidak tahu apa taktiknya. Karena ketika Anda melihat betapa mudahnya mereka bisa menerobos. Bagi saya itu cukup menakutkan," ungkap Wright.
Penulis: Jacinta Aura Maharani
Berita Terkait
-
Raih Manajer Terbaik Premier League Januari 2026, Michael Carrick Tersipu Malu
-
Arsenal Disengat Brentford, Declan Rice: Gelar Juara Tak Datang dengan Mudah
-
Arsenal Ditahan Brentford, Arteta Panik? Penyakit Lama The Gunners Kambuh
-
Lemparan Jauh Brentford Buyarkan Kemenangan, Mikel Arteta Sesalkan Kurangnya Disiplin Arsenal
-
Arsenal Ditahan Imbang Brentford, Jarak Poin dengan Manchester City Semakin Tipis
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026