Suara.com - Plt General Manager Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI), M Hardika Aji menyebutkan PSM Makassar saat ini sedang dalam proses untuk melunasi tunggakan gaji pemain. Meski disebutkannya belum ada pembayaran yang dilakukan.
Seperti yang diumumkan oleh APPI terkait putusan National Dispute Chambers (NDRC) Indonesia, PSM menunggak gaji 17 pemain. Totalnya mencapai sekitar Rp6 miliar.
Mereka harus membayar tunggakan tersebut jika tak mau mendapat sanksi. Sanksinya tak main-main, yakni larangan mendaftarkan pemain selama 3 periode.
Dengan sanksi itu dipastikan akan menghalangi PSM untuk berkompetisi di Liga 1 2021/2022 yang akan kick-off mulai 27 Agustus. Sejatinya, sanksi untuk PSM sudah berjalan.
Pasalnya, putusan NDRC yang mengharuskan PSM melunasi tunggakan selama 45 hari telah jatuh tempo pada awal Juni. Namun, sanksi bisa dicabut andai PSM melunasinya sebelum pendaftaran pemain untuk kompetisi ditutup.
Melawai itu, PSM resmi disanksi tak bisa mendaftarkan pemain dalam tiga periode. Biasanya, pendaftaran pemain ditutup satu pekan setelah bergulirnya kompetisi.
"Saat ini, proses pelunasan gaji sedang dalam proses sejak kemarin. Cuma memang belum ada pembayarannya," kata Aji saat dihubungi awak media.
Lebih lanjut, APPI turun tangan langsung berkomunikasi dengan manajemen tim berjuluk Juku Eja itu. Dari komunikasi yang terjalin, manajemen PSM berjanji melunasi dalam waktu dekat ini.
"Kami memang langsung kontak dengan manajemen mereka, jadi tak melewati pemain lagi. Mereka berjanji 1-2 hari ini akan segera diproses," pungkasnya.
Baca Juga: Gunakan Jersey Musim Lalu, Ini Daftar Pemain Persita Tangerang di Liga 1 2021
Berita Terkait
-
Jean-Paul van Gastel Soroti Finishing PSIM Jelang Lawan PSM Makassar
-
Eks PSM Bongkar Paspor Gate Pemain Keturunan Indonesia dan Alasan Tolak Jadi WNI
-
Wiljan Pluim Bongkar Skandal Paspor, Soroti Dampaknya ke Pemain Timnas Indonesia
-
Link Live Streaming PSM Makassar vs Persis Solo, Tontonan Duel Sengit di Parepare!
-
Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
Lionel Scaloni Puji Setinggi Langit Julian Alvarez, Sebut Penyerang Idaman Setiap Pelatih
-
Juventus Optimis Bisa Gaet Alisson Becker dari Liverpool
-
Digelontor 3 Gol Lawan Bhayangkara FC, Mauricio Souza Parkir Cyrus Margono?
-
Dikritik Pengamat Tak Bisa Main, Pelatih Brasil Pasang Badan untuk Shayne Pattynama
-
Kalahkan Vietnam 3-2, Timnas Indonesia Lolos ke Final Piala AFF Futsal 2026
-
Marc Klok Kirim Psywar Jelang Persib Bandung Lawan Bali United, Apa Itu?
-
Bernardo Tavares: Tekanan Ada di Persija, Mereka 3 Kali Tanpa Kemenangan
-
Lolos ke Final AFF 2026, Timnas Futsal Indonesia Ukir Rekor 4 Kali Beruntun
-
LaLiga Buka Peluang Main di Maroko, Javier Tebas: Mengapa Tidak?