- Mauricio Souza menilai kemenangan Persija 2-1 atas PSM Makassar dipengaruhi kondisi lapangan buruk di JIS.
- Gol penentu kemenangan Persija tercipta akibat kesalahan individu kiper PSM Makassar dalam mengantisipasi bola.
- Pelatih Persija menyayangkan tidak berfungsinya teknologi VAR karena kendala teknis selama pertandingan berlangsung.
Suara.com - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menilai kemenangan 2-1 atas PSM Makassar tak lepas dari kemampuan timnya beradaptasi dengan kondisi lapangan yang kurang ideal di Jakarta International Stadium, Jumat malam.
Menurut Souza, kualitas lapangan yang tidak dalam kondisi terbaik sempat menghambat permainan cepat yang menjadi ciri khas Macan Kemayoran. Namun, situasi tersebut juga berdampak pada tim tamu dan akhirnya menguntungkan tuan rumah.
“Kondisi lapangan memang tidak menawarkan kualitas yang baik dan itu biasanya merugikan tim kami yang bermain cepat. Tapi hari ini juga merugikan lawan,” ujar Souza dalam jumpa pers usai pertandingan.
Blunder Berujung Gol Penentu
Souza mencontohkan gol kemenangan Persija yang dicetak Maxwell Souza sebagai bukti bagaimana kondisi lapangan memengaruhi jalannya laga.
Gol tersebut bermula dari kesalahan kiper PSM, Reza Arya Pratama, saat membuang bola. Si kulit bundar kemudian disambut sundulan Maxwell yang tak mampu diantisipasi, memastikan kemenangan 2-1 bagi Persija.
Souza menilai, dalam pertandingan dengan kondisi lapangan seperti itu, detail kecil dan kesalahan individu bisa menjadi pembeda.
VAR Tak Digunakan, Souza Angkat Bicara
Selain faktor teknis lapangan, pelatih asal Brasil itu juga menyoroti tidak digunakannya teknologi Video Assistant Referee (VAR) dalam laga tersebut. VAR diketahui mengalami kendala teknis sehingga tidak difungsikan.
Baca Juga: VAR Mati, Thomas Trucha Nilai PSM Makassar Tak Pantas Kalah dari Persija
“Saya pikir sangat disayangkan tidak ada VAR. Dalam situasi yang meragukan, VAR bisa membantu mengklarifikasi,” katanya.
Meski demikian, Souza mengakui pihaknya sudah menerima informasi sebelum pertandingan bahwa laga akan berlangsung tanpa VAR. Karena itu, ia tak ingin memperdebatkannya lebih jauh.
Kartu Kuning dan Permintaan Maaf
Dalam pertandingan tersebut, Souza juga menerima kartu kuning akibat protes kepada perangkat pertandingan.
Ia mengaku emosinya sempat terpancing karena melihat situasi yang menurutnya berbau offside, namun asisten wasit tidak langsung mengangkat bendera.
Souza sempat mengira ofisial menunggu kelanjutan permainan seperti prosedur dalam sistem VAR.
“Saya sudah meminta maaf kepada staf. Itu tindakan yang tidak bertanggung jawab dan tidak terpikirkan,” ujarnya.
Souza pun optimistis Persija masih punya peluang dalam persaingan gelar musim ini. Dengan selisih poin yang ketat di papan atas klasemen, ia menegaskan timnya tetap fokus pada performa sendiri.
“Kami tidak mengontrol tim lain. Kami fokus pada Persija. Kami percaya dengan tim ini, kami masih hidup di kompetisi dan masih banyak pertandingan tersisa. Semua bisa terjadi,” pungkasnya. [Antara]
Berita Terkait
-
VAR Mati, Thomas Trucha Nilai PSM Makassar Tak Pantas Kalah dari Persija
-
Laga Panas BRI Super League, Persija Jakarta Susah Payah Gebuk PSM Makassar 2-1
-
Gebrakan Bank Jakarta: Boyong Pemain Persija dan Jakmania ke Kantor Cabang
-
Comeback ke JIS, Gelandang Brasil Ingin Lanjutkan Tren Positif Persija
-
Tak Peduli Nama Besar, Pelatih Persija Minta Zijlstra hingga Pattynama Kerja Keras Rebut Starting XI
Terpopuler
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
- 5 Rekomendasi HP Layar Besar untuk Orang Tua Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Rekomendasi Cream Memutihkan Wajah dalam 7 Hari BPOM
Pilihan
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
Terkini
-
VAR Mati, Thomas Trucha Nilai PSM Makassar Tak Pantas Kalah dari Persija
-
Jay Idzes Tembok Kokoh Sassuolo! Verona Digulung 3-0, Berardi Cetak Brace di Serie A
-
Hubner Tampil Solid! Fortuna Sittard Tumbangkan Excelsior 2-1, Miliano Jonathans Jadi Super Sub
-
Laga Panas BRI Super League, Persija Jakarta Susah Payah Gebuk PSM Makassar 2-1
-
Gila! Pelatih Bulgaria Sebut Sepak Bola Indonesia Adalah Agama Karena Fans Sangat Fanatik Sekali
-
Joan Laporta Blak-blakan Bakal Bongkar Nama-nama Wasit yang Suka Rugikan Barcelona
-
Bertabur Bintang Eropa, Ini 5 Pemain Naturalisasi Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Persib Bandung Ubah Jam Latihan ke Malam Hari Agar Intensitas Pemain Tetap Berada di Level Maksimal
-
Comeback ke JIS, Gelandang Brasil Ingin Lanjutkan Tren Positif Persija
-
Tak Peduli Nama Besar, Pelatih Persija Minta Zijlstra hingga Pattynama Kerja Keras Rebut Starting XI