Suara.com - Pelatih tim nasional Mesir Hossam El Badry berharap penyerang Liverpool, Mohamed Salah, dan gelandang Arsenal, Mohamed Elneny bisa segera bergabung ke skuad untuk tampil di Kualifikasi Piala Dunia 2022 Qatar.
El Badry, seperti dikutip dari Sky Sports, Sabtu (28/8/2021), meminta pemerintah Inggris bisa memberikan solusi yang masuk akal agar kedua pemain ini bisa berlaga bersama Mesir dan kembali bersama klubnya tanpa harus menjalankan karantina.
"Pesan saya kepada mereka (Pemerintah Britania) bahwa sepak bola sangat penting, dan terutama di Inggris, mereka tahu ini," jelas El Badry dilansir dari Antara, Sabtu (28/8/2021).
"Kualifikasi ini sangat penting jadi mereka bisa menyelesaikan ini dan mereka bisa yakin bahwa setelah berpartisipasi dengan kami mereka tidak harus karantina dan bisa kembali bersama klub mereka."
"Saya yakin kami bisa menemukan solusi yang memuaskan kedua belah pihak," tambahnya.
Pelatih berusia 61 tahun itu mengakui sudah berbicara dengan Salah serta Elneny dan keduanya menerima situasi yang saat ini terjadi meski ingin berpartisipasi dengan Mesir di kualifikasi Piala Dunia.
El Badry berharap masalah ini bisa diselesaikan secepatnya, namun hingga kini belum ada kabar baik yang membuat dirinya merasa lega.
"Pemain menerima situasi ini, baik Mohamed Elneny dan Mohamed Salah sangat ingin datang dan berpartisipasi dengan tim. Kami berbicara hari ini dan mereka memberi tahu saya bahwa mereka berharap isu ini bisa selesai.
"Tapi sayangnya sejauh ini, kami tidak mempunyai berita bagus. Saya pikir kami bisa melepas pemain dan membuat aturan dan bisa menggunakan tes PCR tapi itu tidak adil untuk kehilangan pemain," ungkap El Badry.
Baca Juga: Deretan Pemain Premier League yang Pindah ke Klub Rival
Pria asal Mesir itu lanjut mengungkapkan jika tidak adil bagi timnya harus tampil di kualifikasi Piala Dunia tanpa semua pemain yang ia inginkan.
Selanjutnya El Badry berharap FIFA bisa meyakinkan otoritas Inggris untuk melepas pemain-pemainnya agar bisa berlaga bersama tim nasional Mesir.
"Ada kesempatan bahwa jika mereka tidak bisa datang ke Mesir lalu mereka bisa datang ke Gabon untuk berpartisipasi dengan kami,"terang El Badry.
"Tentu saja itu tidak adil, itu adalah posisi tidak adil karena ini adalah kualifikasi untuk Piala Dunia dan itu akan menjadi tidak adil untuk beberapa tim yang tidak bisa memiliki semua pemain, seperti Mesir dan tim lainnya."
"Ini adalah apa yang kami katakan kepada FIFA untuk mencoba dan membuat otoritas Inggris yakin soal ini," tambahnya.
Tim nasional Mesir dijadwalkan akan melakoni dua laga di Kualifikasi Piala Dunia 2022 pada jeda internasional September mendatang.
Dijadwalkan Mesir akan berhadapan dengan Angola di Kairo pada 2 September dan bermain tandang melawan Gabon tiga hari setelahnya.
Berita Terkait
-
3 Alasan Manchester United Tak akan Juarai Liga Champions Meski Ada Ronaldo
-
Link Live Streaming Manchester City vs Arsenal di Liga Inggris Malam Ini
-
Jadwal Bola Malam Ini: Ada Manchester City vs Arsenal, Liverpool vs Chelsea
-
Cristiano Ronaldo Balik ke Manchester United, Gajinya Lampaui Kevin De Bruyne
-
4 Atlet Muslim yang Bermain di Premier League
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
Terkini
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub
-
Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI
-
Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK
-
Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029
-
Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia
-
Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?
-
Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati
-
Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret
-
Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus