Suara.com - Nasib sial dialami salah satu klub raksasa Serie A Italia, Lazio, yang gagal merekrut pemain incaran karena salah memasukkan alamat email.
Lazio sejatinya tengah dalam negosiasi dengan pemain Eintracht Frankfurt, Filip Kostic pada bursa transfer musim panas 2021.
Akan tetapi karena hal sepele yang berakibat fatal, Lazio justru gagal mendapatkan Filip Kostic hingga penutupan bursa transfer.
Usut punya usut, tawaran yang diajukan Lazio untuk Kostic justru mendarat ke alamat yang salah setelah pihak Biancocelesti keliru menuliskan alamat email.
Dilansir dari Sport Bible, Lazio mengirim tawaran tersebut ke alamat email 'eintrachfranfurt.de', padahal seharusnya 'eintrachtfrankfurt.de'.
Salah satu jurnalis Italia, Gianluca Di Marzio menyebut jika Frankfurt sengaja memberi Lazio alamat palsu sehingga pemainnya tak mengetahui tawaran yang masuk.
Klub berjuluk Die Adler itu pun tak perlu susah payah memberi tahu Kostic mengenai tawaran tersebut, dan hal ini diketahui agen sang pemain.
Setelahnya sang agen menyebut jika Kostic sangat marah usai diberi tahu, bintang timnas Serbia ini bahkan memilih absen di laga melawan Arminia Bielefeld.
Sementara itu, laporan Goal International menyebut jika kesalahan memang ada pada Lazio yang tidak menyertakan huruf 'K' dalam email yang dituju.
Baca Juga: Zlatan Ibrahimovic Kembali Berlatih Bersama AC Milan
Meski tak menampik, Igli Tare selaku Direktur Olahraga Lazio justru tak mau berkomentar banyak mengenai kondisi tersebut.
Seolah kesal dengan kejadian ini, Tare menegaskan jika pihaknya tidak akan mengajukan penawaran lagi untuk Kostic.
"Saya tidak ingin membicarakannya, tidak ada gunannya sekarang. Kami hanya ingin mengontrak Kostic," ucap Tare.
"Namun itu sudah terlewat, saat ini kami berharap yang terbaik untuk sang pemain bersama Eintracth Frankfurt." imbuhnya.
Performa luar biasa Kostic bersama Frankfurt dan di level timnas sejatinya membuat Lazio kepincut meskipun sang pemain masih terikat kontrak dua musim ke depan.
Jika dilihat dari data Transfermarkt, Kostic yang saat ini sudah berusia 28 tahun itu dibanderol dengan harga 35 juta uero atau sekitar Rp591 miliar.
Berita Terkait
-
Kata-kata Pelatih Sassuolo Usai Jay Idzes Jadi Pemain Terbaik Indonesia
-
Amunisi Lini Serang Pulih, AC Milan Siap Tempur di Markas Napoli
-
Inter Milan Mengamuk! Roma Dibantai 5-2, Chivu Puji Perubahan Mentalitas
-
Rusuh di Bundesliga! Ultras Serbu Lapangan Baku Hantam, Polisi Susah Payah Pukul Mundur
-
Allegri Siapkan Tridente Maut AC Milan untuk Gempur Napoli
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Tak Pikirkan Tim Lain, Beckham Putra Fokus Sisa Delapan Laga Sisa
-
Usai Kalahkan Semen Padang, Bojan Hodak Pelajari Kekuatan Bali United
-
Profil Muhammad Sanjaya yang Cetak Hattrick di Laga Debutnya Bareng Timnas Futsal Indonesia
-
Ventura Beri Nasihat untuk Gennaro Gattuso Usai Mundur dari Timnas Italia
-
Reece James Berpeluang Kembali Perkuat Chelsea di Akhir Musim
-
Meledak di Laga Perdana, Hector Souto Tetap Enggan Meremehkan Malaysia
-
Dapat Rapor Positif dari Legenda Timnas Indonesia, John Herdman Dinilai Bawa Gaya Baru
-
Persib Bandung Menjauh dari Persija, Bojan Hodak Fokus Amankan Sisa Laga
-
Obrak-abrik Persija, Pelatih Bhayangkara FC Angkat Topi untuk Moussa Sidibe dan Dendy Sulistyawan
-
Rahasia Frengky Missa Bikin Bintang Persija Allano Lima Mati Kutu