-
Ratchaburi FC singkirkan Persib Bandung dengan agregat 3-1 meski kalah di leg kedua.
-
Suporter Thailand terpaksa ganti baju dan sembunyi di ruang ganti akibat lemparan petasan.
-
Rombongan tim berganti mobil di tol guna menghindari pengejaran motor suporter tuan rumah.
Suara.com - Malam yang seharusnya menjadi pesta olahraga di Stadion Gelora Bandung Lautan Api justru berakhir dengan ketegangan hebat.
Kemenangan tipis Persib Bandung atas Ratchaburi FC ternyata tidak cukup untuk membawa Maung Bandung ke perempat final.
Klub asal Thailand tersebut tetap melaju dengan keunggulan agregat 3-1 meskipun kalah 0-1 di leg kedua ini.
Kekecewaan mendalam menyelimuti publik Bandung setelah ambisi mereka di panggung Asia resmi terhenti total semalam.
Thom Haye dan seluruh skuad Persib harus menerima kenyataan pahit tersingkir dari persaingan ketat level benua.
Pertandingan ini juga menyisakan luka akibat berbagai keputusan pengadil lapangan yang dinilai sangat merugikan tuan rumah.
Majed Al-Shamrani menjadi pusat kemarahan karena membiarkan pelanggaran keras pemain tamu terhadap gelandang lincah Adam Alis.
Suasana semakin memanas saat penyerang andalan Persib, Uilliam Barros, justru diusir keluar lapangan oleh sang wasit.
Barros menerima kartu merah langsung setelah dianggap melakukan pelanggaran berbahaya terhadap bek lawan, Jonathan Khemdee.
Baca Juga: Selain Coreng Wajah Indonesia, Bobotoh Juga Tempatkan Persib dalam Intaian Sanksi Berganda
Insiden-insiden inilah yang diduga menjadi pemicu kemarahan massa yang tidak terbendung setelah pertandingan resmi berakhir.
Begitu peluit panjang berbunyi, kondisi keamanan stadion langsung merosot tajam akibat luapan emosi oknum suporter.
Sejumlah penonton nekat melompati pagar pembatas untuk mengejar wasit yang berlari kencang menuju lorong ruang ganti.
Kekacauan ini membuat para pemain tamu tidak punya pilihan selain segera mengamankan diri ke area internal.
Nasib suporter tim tamu yang hadir di tribun juga berada dalam posisi yang sangat membahayakan keselamatan mereka.
Pihak berwajib terpaksa mengambil langkah darurat demi melindungi nyawa para pendukung Ratchaburi yang terkepung di stadion.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Alasan Manuel Neuer Comeback ke Timnas Jerman untuk Piala Dunia 2026
-
Persib Bandung Diambang Hattrick Juara, Bobotoh Diimbau Jangan Euforia Berlebihan
-
Misi Cristiano Ronaldo Menuju 1.000 Gol, Intip Perjalanan CR7 Menuju Rekor Spektakuler
-
Dua Hal Hambat Tijjani Reijnders ke Juventus, Pertama Soal Duit
-
Media Vietnam Pandang Sebelah Mata Timnas Indonesia Tanpa Skuad Terbaik di Piala AFF 2026
-
Tendang Achmad Jufriyanto, Suporter PSM Makassar Minta Maaf ke Persib Bandung
-
Piala Presiden 2026 Makin Meriah, DPMM FC Brunei Pastikan Ambil Bagian
-
Ditanya Peluang Membela Timnas Indonesia, Pascal Struijk: Tentu Saja!
-
Harga Tiket Timnas Indonesia vs Oman dan Mozambik Resmi Dirilis, Mulai Rp300 Ribu!
-
Manchester United Incar Ederson dan Sandro Tonali untuk Liga Champions, Emang Bagus?