- Sergio Castel terkesan dukungan Bobotoh saat Persib hadapi Ratchaburi di GBLA, Rabu (18/2/2026).
- Persib menang 1-0 melalui gol Andrew Jung, namun tersingkir dari ACL 2 karena agregat 1-3.
- Persib harus berjuang keras karena bermain sepuluh orang setelah Uilliam Barros menerima kartu merah.
Suara.com - Striker Persib Bandung, Sergio Castel, mengaku takjub dengan dukungan Bobotoh saat menghadapi Ratchaburi FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Rabu (18/2/2026).
Pada leg kedua babak 16 Besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026 tersebut, ribuan Bobotoh memadati Stadion GBLA.
Atmosfer serupa sebenarnya sudah ia rasakan pada kompetisi BRI Super League 2025/2026. Namun saat itu, ia tidak masuk dalam daftar susunan pemain (DSP).
"Atmosfernya luar biasa. Ini pertandingan kedua yang saya rasakan langsung," kata Sergio Castel seusai pertandingan.
"Karena sebelumnya saya sudah melihat suasana di laga liga. Saya sudah tahu seperti apa atmosfernya," ujarnya menambahkan.
Dalam pertandingan tersebut, Persib menang tipis 1-0 atas Ratchaburi FC melalui gol Andrew Jung pada menit ke-40.
Meski meraih kemenangan, defisit gol pada leg pertama membuat skuad Maung Bandung kalah agregat dan gagal melaju ke babak berikutnya.
Pada leg pertama di Stadion Ratchaburi, Rabu (11/2/2026), Persib kalah 0-3.
Menurut pemain asal Spanyol itu, pertandingan berjalan tidak mudah karena Persib harus bermain dengan 10 orang sejak akhir babak pertama.
Baca Juga: Prediksi Sanksi AFC untuk Persib Usai Bobotoh Mengamuk di GBLA
Uilliam Barros diganjar kartu merah, sehingga tim harus berjuang dengan kekurangan satu pemain. Meski demikian, Persib tetap berupaya menampilkan permainan terbaik.
"Pertandingan tadi sulit, apalagi kami bermain dengan satu pemain lebih sedikit. Sangat berat untuk bisa bangkit. Tapi kami sudah mencoba yang terbaik," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Sergio meminta Bobotoh tetap memberikan dukungan kepada skuad Maung Bandung.
Menurutnya, meski gagal melangkah ke babak 8 Besar ACL 2 2025/2026, para pemain telah berjuang maksimal.
"Saya rasa para suporter harus bangga kepada tim. Kami berjuang maksimal meski bermain dengan satu pemain lebih sedikit," ungkapnya.
Meski tersingkir dari ACL 2, perjuangan Persib musim ini belum berakhir karena masih bersaing di BRI Super League 2025/2026.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Hasil BRI Super League: Brace Ramon Tanque Bawa Persib Kalahkan Semen Padang
-
Liverpool Dihajar Manchester City, Virgil Van Dijk Buka Suara
-
Berada di Papan Bawah, Persib Bandung Waspadai Motivasi Semen Padang
-
Link Live Streaming Madura United vs Borneo FC: Misi Pesut Etam Pepet Puncak Klasemen!
-
Arsenal Disingkirkan Southampton dari Piala FA, Ini Dalih Mikel Arteta
-
Suporter Semen Padang Akan Padati Stadion, Marc Klok Semakin Termotivasi
-
Catatan Stefan Keeltjes Usai Kendal Tornado FC Dikalahkan Persiku Kudus
-
Persiapan Bagus, Imran Nahumarury Pastikan Semen Padang Siap Hadapi Persib
-
Jude Bellingham Minim Bermain di Timnas Inggris, Ini Respon Arbeloa
-
Pulang Kampung, Kiper Persib Teja Paku Alam Targetkan Kemenangan atas Semen Padang