- Patrick Kluivert secara terbuka menyatakan keinginannya untuk melatih Timnas Indonesia lebih lama, namun situasi dan hasil pertandingan tidak memungkinkan hal tersebut.
- Masa bakti Kluivert berakhir setelah 10 bulan akibat kegagalan di Kualifikasi Piala Dunia 2026, meskipun sempat meraih kemenangan atas Bahrain dan China.
- Saat ini Kluivert masih berstatus tanpa klub setelah posisinya di skuad Garuda digantikan oleh pelatih asal Inggris, John Herdman.
Suara.com - Patrick Kluivert secara terbuka mengakui bahwa dirinya sebenarnya masih memendam hasrat untuk menukangi Timnas Indonesia dalam durasi yang lebih lama.
Mantan penyerang tajam Timnas Belanda ini merasa waktunya bersama skuad Garuda berakhir terlalu cepat dan belum tuntas sepenuhnya.
Kluivert ditunjuk oleh PSSI pada Januari 2025 untuk menggantikan posisi Shin Tae-yong dengan harapan membawa prestasi instan.
Namun, dinamika hasil pertandingan di lapangan membuat masa baktinya harus terhenti hanya dalam kurun waktu sepuluh bulan.
Dalam sebuah wawancara di Belanda, Kluivert menyuratkan penyesalan karena tidak bisa melanjutkan proyek yang telah ia bangun.
Ia merasa masih bisa memberikan kontribusi lebih jika diberikan kesempatan waktu yang lebih panjang oleh federasi.
"Saya bekerja dengan fantastis, tetapi sayangnya saya tidak mencapai apa yang kami inginkan," kata Kluivert dikutip dari Voetbal Primeur.
Target tinggi untuk menembus putaran final Piala Dunia 2026 memang menjadi beban berat yang harus dipikulnya saat itu.
Kekalahan beruntun dari Arab Saudi dan Irak di putaran keempat kualifikasi menjadi faktor utama pemecatannya pada Oktober 2025.
Baca Juga: Sandy Walsh Jadi Orang Indonesia Satu-satunya yang Tembus ke 16 Besar ACL Elite
Padahal, ia sempat membawa optimisme dengan meraih kemenangan atas Bahrain dan China di fase sebelumnya.
Keinginan kuatnya untuk bertahan harus berbenturan dengan keputusan manajemen yang menginginkan perubahan cepat.
"Saya ingin sekali melanjutkan, tetapi itu tidak memungkinkan," tegasnya dengan nada kecewa.
Setelah meninggalkan Indonesia, Kluivert tercatat sudah menganggur selama kurang lebih empat bulan tanpa klub.
Namanya sempat dikaitkan dengan Timnas Tunisia, namun hingga kini belum ada kesepakatan resmi yang terjalin.
Posisi pelatih kepala Timnas Indonesia sendiri kini sudah resmi diisi oleh John Herdman sejak 3 Januari 2026.
Meski demikian, pengakuan jujur Kluivert ini menandakan bahwa menangani Timnas Indonesia memiliki kesan spesial di hati pelatih asal Belanda tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
Terkini
-
John Herdman Ingin Lahirkan Jonathan David Baru dari Timnas Indonesia
-
Luar Biasa! Sandy Walsh Berpeluang Ukir Sejarah Treble Winner di Musim Ini
-
Casemiro Dikabarkan Segera Gabung Inter Miami, Satu Klub dengan Lionel Messi
-
Lama Tak Terdengar, Pemain Keturunan Jerman Amar Brkic Akhirnya Comeback ke Timnas Indonesia
-
Nasib Belum Jelas, Manajer Persija Jakarta Siap Angkat Kaki
-
Kiper Persib Bandung, Teja Paku Alam Tak Masuk Nominasi Terbaik Padahal Paling Sedikit Kebobolan
-
Nasib Bojan Hodak di Persib Masih Menggantung, Ini Penjelasan Manajemen
-
Persija Gagal Juara meski Lebih Garang dari Era 2018, Marko Simic Disinggung
-
Sesumbar Lamine Yamal, Bidik Rekor Hattrick Termuda di Piala Dunia 2026
-
Mikel Arteta Dipuji Ubah Mentalitas Arsenal Jadi Monster Eropa