Suara.com - Penjaga gawang klub Inggris Brighton, Robert Sanchez mengaku bangga dengan debutnya bersama Timnas Spanyol pada ajang kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa melawan Georgia, Senin (6/9/2021) dini hari WIB.
"Bermain untuk timnas selalu berada dalam kepala saya. Saya bangga luar biasa melakukan debut ini," ujar Sanchez kepada Diario AS, seperti dikutip dari football-espana, Senin (6/9/2021).
Dalam pertandingan melawan Georgia, Sanchez masuk pada menit ke-74 menggantikan kiper utama Spanyol yang bermain untuk Athletic Bilbao, Unai Simon.
Pada laga tersebut, Sanchez berhasil membantu Spanyol meraih clean sheet, dengan mereka menggasak Georgia 4-0 pada laga matchday 5 Grup B di Estadio Nuevo Vivero, Badajoz.
Ini merupakan cap pertama Sanchez bersama Spanyol, di mana sebelumnya ia bahkan belum pernah membela La Furia Roja di level usia.
Kiper berusia 23 tahun itu menilai kemenangan 4-0 atas Georgia memang dibutuhkan oleh tim, setelah sebelumnya Spanyol kalah 1-2 di markas Swedia pada laga matchday 4 Grup B.
ia pun mengakui bermain untuk timnas Spanyol adalah mimpinya yang menjadi nyata.
"Ini adalah hasil yang kami butuhkan hari ini. Dan bagi saya, ini adalah mimpi yang menjadi nyata. Saya memikirkan keluarga saya, mereka pasti bahagia. Saya sangat bangga dan gembira," ungkap Sanchez.
Debut Sanchez ini turut mendapatkan pujian dari pelatih Timnas Spanyol, Luis Enrique, yang mengatakan sang kiper bisa menunjukkan ketenangannya saat bertanding.
Baca Juga: Mandul di Dua Laga Terakhir, Chiellini: Italia Sekarang Lebih Baik dari Euro 2020 Kok
Robert Sanchez merupakan bagian dari Timnas Spanyol di Euro 2020, namun ia tidak mendapatkan kesempatan bermain sama sekali karena masih kalah bersaing dengan kiper utama Unai Simon dan kiper kedua yang bermain untuk Manchester United, David de Gea.
Pada Liga Inggris musim lalu, Sanchez tampil pada 27 pertandingan Brighton dan membuat 10 kali cleansheet.
Berita Terkait
-
Cara Elegan Lamine Yamal Bungkam Mulut Pengkritik, Masih Berani Nyinyir?
-
Pecah Telur di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal Tak Bisa Bendung Kebahagiaan
-
Lewati Messi, Lamine Yamal Cetak Rekor Menakjubkan di Piala Dunia 2026
-
Pelatih Spanyol Larang Bandingkan Lamine Yamal dengan Lionel Messi Demi Ini
-
Pelatih Spanyol Kesal Rodri Dikritik: Sangat Menghina Saya, Dia Pemain Terbaik Dunia!
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
4 Fakta Menarik Jelang Bentrok Brasil vs Jepang, Rasanya Seperti Final Piala Dunia 2026
-
Jacksen F Tiago Pilih 34 Talenta Terbaik MLSC 2026, Siap Wakili Indonesia di SingaCup 2026
-
Prediksi Superkomputer Berubah! Prancis Geser Spanyol Favorit Juara Piala Dunia 2026
-
Statistik Miris Afsel Usai Didepak Kanada dari Piala Dunia 2026: Cuma Satu Tembakan Tepat Sasaran!
-
Hugo Broos: Afrika Selatan Kalah Tenaga dan Kecepatan dari Kanada
-
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Brasil vs Jepang hingga Portugal vs Kroasia
-
Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo Mundur usai Gagal di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Hasil Kanada vs Afrika Selatan, Sejarah The Reds Berkat Gol Voli Eustaquio
-
Kata-kata Eustaquio, Kanada Tembus 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Singkirkan Afrika Selatan
-
Deretan Keputusan Kontroversial VAR Selama Piala Dunia 2026: Gol Iran Dianulir