Suara.com - Pelatih Tira Persikabo, Igor Kriushenko mengakui bahwa kesalahan kecil pemainnya dalam laga lanjutan Liga 1 melawan Persik Kediri di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jumat, berdampak besar terhadap hasil pertandingan.
"Kesalahan kecil itu berdampak besar. Ketika satu pemain melakukan kekeliruan, itu merepotkan teman-temannya. Namun, itulah sepakbola. Saya terap berterima kasih kepada tim dan para pemain yang sudah berjuang," ujar Igor seperti dimuat Antara.
Juru taktik asal Belarusia itu tidak mau menunjuk sosok pemain yang melakukan kesalahan.
Akan tetapi, dalam laga tersebut, gol pertama Persik yang dibuat Youssef Ezzejjari berawal dari kegagalan bek Tira Persikabo, Didik Wahyu menyapu bola hasil tendangan Dany Saputra.
Bola kemudian tiba di kaki Ezzejjari yang tanpa kesulitan memasukkannya ke dalam gawang. Gol itu membuat keunggulan 1-0 Tira Persikabo, yang diraih berkat sundulan Hanis Sagara, buyar.
Pada akhirnya, pertandingan tersebut tuntas dengan skor imbang 2-2. Persik sempat memimpin 2-1 lewat gol kedua Ezzejjari sebelum gelandang Tira Persikabo Sergey Pushnyakov menyelamatkan timnya dari kekalahan melalui gol dari titik putih.
Menurut Igor, kesalahan kecil dalam laga itu terjadi lantaran pemainnya kurang konsentrasi.
"Mungkin karena konsentrasi yang kurang. Kami tentu akan mengevaluasi ini dan memperbaiki kekurangan," ucapnya.
Hasil imbang 2-2 dengan Persik membuat Tira Persikabo belum pernah menang dalam tiga laga awal di Liga 1 2021-2022. Sebelumnya, mereka seri 1-1 dengan Madura United dan kalah 1-3 dari Persebaya.
Baca Juga: Joko Susilo Kecewa Berat Persik Diimbangi Tira Persikabo
Satu poin tambahan menempatkan skuad berjuluk Laskar Padjajaran di posisi ke-14 klasemen sementara Liga 1 2021-2022 dengan 2 poin.
Sementara Persik berada di peringkat keempat dengan koleksi 4 poin dari tiga pertandingan.
Berita Terkait
-
Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
-
2 Pemain Timnas Indonesia Jadi Termahal di Liga 1, Salah Satunya Kalahkan Eks PSG
-
Philippe Coutinho Putus Kontrak dengan Vasco da Gama Usai Dicemooh Suporter, Minat ke Liga 1?
-
Ramadan Tetap Maksimal, PSIM Yogyakarta Sesuaikan Jadwal Latihan
-
Viral Pemain Timnas Indonesia Diduga Banting dan Cekik Pacar, Clue Away ke Jogja 6 Februari
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Sukses Akhiri Tren Negatif, Allano Lima Harap Persija Konsisten Demi Gelar Juara
-
Penantian Berbuah Manis, Dia Syayid Jalani Debut Emosional Bersama Persija
-
Dikritik Bobotoh, Uilliam Barros Dapat Pembelaan dari Bojan Hodak
-
Indisipliner, Romelu Lukaku Terancam Didepak Napoli
-
Jelang Lawan Sporting CP, Mikel Arteta: Kami Tidak Punya Rasa Takut
-
Raphinha Murka, Barcelona Merasa Dirampok Wasit Saat Disingkirkan Atletico Madrid
-
Raphinha Sebut Barcelona Dirampok Wasit usai Tersingkir dari Liga Champions
-
Statistik Mewah Tak Cukup Bantu Liverpool Kalahkan PSG
-
Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026? FIFA Dikabarkan Gelar Play-off Tambahan
-
Tak Gentar Polemik Paspoortgate, Striker Subur Ini Tetap Impikan Bela Timnas Indonesia